Jumat, 25 Mei 2012

Headlines:

Ketahuan Pakai Rekayasa Photoshop, BP Dapat Sorotan Tajam

E-mail Cetak PDF

LONDON (Berita SuaraMedia) – Perusahaan raksasa minyak Inggris British Petroleum disorot tajam karena menggunakan foto rekayasa dari pusat komando Pantai Teluk. Dalam foto rekayasa tersebut dikesankan bahwa para staf BP jauh lebih sibuk dari semestinya.

Perusahaan minyak tersebut mengakui bahwa foto yang diunggah di situs internetnya adalah foto rekayasa yang membesar-besarkan aktivitas di pusat di Houston.

Dalam foto tersebut, tampak para karyawan BP memonitor 10 layar video raksasa yang memperlihatkan gambar-gambar bawah laut dari kebocoran minyak.

Namun, seorang juru bicara BP mengakui bahwa dalam foto aslinya, dua layar tersebut sebenarnya kosong dan seorang staf fotografer merekayasa gambar dengan menggunakan aplikasi Photoshop untuk menambahkan gambar.

Scott Dean mengatakan perusahaan tersebut sudah memasang foto asli yang tidak direkayasa pada hari Senin setelah seorang blogger Amerika menulis mengenai salin tempel gambar yang dilakukan BP.

Sang juru bicara menambahkan bahwa fotografer itu hanya menunjukkan kemampuannya dalam menggunakan Photoshop dan hanya melakukan hal-hal seperti koreksi warna, memotong dan menghapus kelebihan cahaya.

Seperti diulas blogger Amerika tersebut, gambar hasil rekayasa "pofesional" tersebut tampak amat tidak profesional, karena pemotongan dan penyambungan gambarnya terlihat kasar dan jelas.

"Siapa pun yang pernah menggunakan Photoshop pasti tahu bahwa ini adalah pekerjaan amatir. Bahkan saya bisa melakukan jauh lebih baik dari gambar ini, padahal saya hanya memakai Photoshop untuk main-main saja," kata sang blogger.

Ia menambahkan bahwa BP berusaha menciptakan kesan bahwa "sang fotografer" melakukan rekayasa amatir tersebut.

Ia mengatakan, jika sebuah perusahaan mengeluarkan tanggapan krisis palsu, maka foto dari pusat krisis juga mungkin saja ikut dipalsu.

Rasa malu yang melanda BP tersebut muncul saat Perdana Menteri Inggris David Cameron memperingatkan dan menentang hukuman berlebihan terhadap BP terkait bencana tumpahan minyak Teluk Meksiko dalam kunjungannya ke Washington.

Ia berkeras bahwa baik Amerika maupun Inggris sama-sama tidak berkepentingan menghancurkan masa depan BP, tapi ia diharapkan memerintahkan dirilisnya dokumen rahasia pemerintah yang mengungkapkan mengenai desakan BP terhadap para menteri Partai Buruh agar menyetujui kesepakatan kontroversial yang berujung pada dibebaskannya pengebom Lockerbie.

Lokasi pengeboran Deepwater Horizon meledak pada tanggal 20 April dan menewaskan 11 orang pekerja. Peristiwa itu merupakan salah satu krisis lingkungan terburuk Amerika.

Sumur itu telah memuntahkan antara 94 hingga 184 juta galon minyak ke Teluk Meksiko. BP mengatakan biaya yang telah mereka keluarkan untuk menangani tumpahan minyak kini telah hampir mencapai $4 juta.

Dalam masalah tumpahan minyak di Teluk Meksiko, sebutan untuk kejadian itu bergantung pada pesan yang berusaha disampaikan sebuah kelompok tertentu, kata seorang profesor geografi Boston University, Cutler Cleveland kepada kantor berita AFP beberapa waktu lalu.

"Tumpahan? Bagi Exxon Valdez, ketika ada tanker pecah dan minyaknya menggenang, itu bukan benar-benar tumpahan," kata Cleveland yang menggunakan "rangkaian kata-kata" untuk menganalisis ekspresi mana yang paling sering dipergunakan oleh British Petroleum (BP), Gedung Putih, dan kelompok-kelompok pelestari lingkungan ketika membicarakan mengenai kebocoran minyak Teluk Meksiko.

"BP menggunakan kata-kata seperti ‘kecelakaan’ dan ‘insiden,’ serta ‘peristiwa’ yang tidak membawa banyak emosi," katanya.

Kata-kata "bencana" dan "malapetaka" amat menonjol dalam teks Gedung Putih dan Greenpeace untuk menggambarkan bencana kebocoran minyak yang terjadi di Teluk sejak akhir April lalu, setelah ledakan kilang minyak Deepwater Horizon yang disewakan BP.

Tumpahnya minyak ke laut tersebut mematikan industri ikan dan udang Louisiana, gumpalan ter yang berasal dari genangan minyak luas akibat ledakan tersebut telah mencemari rawa-rawa yang rentan di sepanjang pantai Louisiana. (dn/tg/abl/sm) www.suaramedia.com

Computer

75.000 Virus Serang Ekstensen exe.
Angka 32% dimana komputer mengunakan antivirus...More »

Berita Gadget Terkini

AndrenoCam, Video Recorder Yang Bisa Jadi Alat Pengintai
Adapaun bandrol dari perangkat gadget ini hanya...More »

Otomotif Terbaru

Vertigo 5 Spirit, Sebuah Karya Seni Indah Dari Bumi Belgia
Namun Gillet belum mengumumkan berapa kecepatan...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon