Peta kode berwarna Jenderal AS David Petraeus, yang akan dipertunjukkan kepada para pemimpin NATO pada sebuah konferensi tingkat tinggi di Lisbon pada 19 November, terdiri dari sejumlah kecil daerah "hijau" yang didesain untuk penyerahan dalam waktu enam bulan.
Jangkauan warna dari hijau sampai abu-abu. Warna abu-abu menjadi daerah yang paling problematic, mengindikasikan penyerahan tersebut lebih dari dua tahun lamanya. Provinsi-provinsi seperti Helmand, Kandahar dan Uruzgan di selatan, dan Kunar di timur, masuk ke dalam kategori warna tersebut.
Rencana tersebut mengindikasikan bahwa provinsi bagian barat, Herat jatuh tempo untuk sebuah penyerahan awal, sementara pasukan NATO diharapkan untuk tetap di provinsi bagian barat, Kandahar dan Helmand untuk setidaknya dua tahun lagi.
Penilaian keamanan bulanan dari setiap bagian Afghanistan akan berlanjut tepat sampai konferensi tersebut namun dapat dimengerti bahwa Jenderal Peraeus cukup percaya diri untuk menilai sebuah kode warna pada setiap daerah untuk menunjukkan bahwa kemajuan signifikan tersebut sedang dibuat.
Jederal yang memimpin sekitar 100.000 pasukan Amerika dan 50.000 pasukan NATO lainnya termasuk 1.550 pasukan Australia, yakin bahwa daerah-daerah yang berkode hijau siap untuk transisi ke pasukan keamanan Afghanistan dalam waktu enam bulan.
Sumber aliansi diplomatik mengatakan kepada kantor berita The times bahwa kemungkinan beberapa distrik dengan kode hijau dapat diserahkan kembali pada Februari atau Maret. Kode lainnya adalah kuning, mengindikasikan transisi dalam 12 bulan, warna jingga selama 18 bulan, merah untuk 24 bulan dan abu-abu lebih dari dua tahun.
Sumber-sumber aliansi diplomatik mengatakan kepada harian tersebut bahwa Petraeus tidak ingin peta tersebut dipublikasikan, takut akan provinsi dan distrik tertentu akan menjadi "sasaran" target untuk Taliban.
Sumber-sumber tersebut menambahakan bahwa Petraeus akan menggunakan panggung Lisbon-nya untuk menegaskan lagi bahwa pertukaran tersebut akan menjadi sebuah proses yang bertahap dari penarikan NATO dan memperkuat pasukan Afghanistan.
Konferensi berita tersebut diharapkan memberikan dukungan penuh untuk proposal yang mendukung janji Presiden AS Barack Obama bahwa ia akan memulai menarik pasukan-pasukan AS keluar dari Afghanistan dari bulan Juli tahun depan.
Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton mengatakan bahwa ia "yakin" bahwa bagian dari Afghanistan akan berada di bawah kendali pasukan-pasukan Afghanistan pada tahun depan.
"Kami yakin bahwa mulai tahun depan, akan ada bagian-bagian dari Afghanistan yang akan berada di bawah kendali pemerintah Afghanistan dan pasukan keamanannya," Clinton mengatakan pada para reporter di Melbourne.
Afghanistan dibedakan menjadi 37 provinsi, dengan sebagian besar kekerasan terkonsentrasi dalam sembilan sampai selatan dan timur negara tersebut.
Lebih dari 300 distrik di dalam provinsi tersebut, diharapkan bahwa sekitar dua per tiga dapat diserahkan tanpa resiko yang serius. (ppt/dn/ta) www.suaramedia.com














