Jumat, 25 Mei 2012

Headlines:

Dukung Perampokan Israel, Facebook Dicekal Syiria

E-mail Cetak PDF
DAMASKUS (Berita SuaraMedia) – Menurut pemberitaan yang beredar, Syria tengah mematangkan rencana untuk memblokir akses terhadap situs jejaring sosial terkemuka, Facebook. Hal tersebut dilakukan oleh Syria setelah situs jejaring sosial tersebut sepakat untuk menyebut bagian-bagian terjajah dari dataran tinggi Golan sebagai wilayah Israel.

Facebook membuat gusar pemerintah Syria setelah situs jejaring sosial tersebut tunduk kepada sebuah kampanye tekanan yang diberikan oleh para pemukim Yahudi di dataran tinggi Golan ditambah dengan sebuah kelompok lobi pro-Israel. Facebook mendapatkan tekanan Yahudi untuk mengubah penempatan negara dari wilayah yang disengketakan.

Israel merampas dataram tinggi Golan dari Syria dalam Perang Enam Hari pada tahun 1967 dan sejak saat itu terus melanjutkan untuk menjajah dua pertiga dari wilayah strategis tersebut.

Hingga minggu lalu, Facebook masih mengikuti pendapat AS, Inggris, dan PBB. Dimana ketiganya menganggap dataran tinggi Golan sebagai wilayah jajahan.

Sebagai hasilnya, para Yahudi yang menjadi member Facebook di wilayah Golan yang dijajah Israel menemukan bahwa mereka semua secara otomatis dianggap sebagai penduduk Syria ketika mereka mengirimkan detail biografi untuk profil mereka.

Hal tersebut membuat marah para Yahudi ekstrimis pemukim yang tinggal di kawasan sengketa tersebut. Mereka yang menjadi anggota Facebook menggelar unjuk rasa berkelompok yang mengusung tema, "Facebook, warga Golan tinggal di Israel, bukan Syria," protes tersebut diikuti oleh sekitar 2.500 member Yahudi dari Facebook.

Protes tersebut diujungtombaki oleh laporan Hornest, sebuah lembaga pengawas yang memonitor media-media untuk melaporkan apa saja yang dianggap sebagai "pemberitaan bias" yang anti Israel.

Ternyata, kampanye gerombolan ekstrimis Yahudi tersebut terbukti sukses. Sejak minggu lalu, para penduduk dari pemukiman Yahudi dan kota-kota di Golan, kini secara otomatis dinyatakan sebagai penduduk Israel.

Menurut laporan Al-Quds Al-Arabi, sebuah surat kabar berbahasa Arab yang berpusat di London, Syria telah meluncurkan sebuah kampanye yang menyerukan pemboikotan Facebook karena keputusan kontroversial yang pro-Yahudi tersebut.

Akses terhadap Facebook juga akan dilarang di Damaskus karena hal tersebut. Sebelumnya, Syria juga pernah memblokir situs YouTube.

Pemblokiran Facebook juga pernah terjadi di Iran. Kala itu, pemerintah secara resmi melarang seluruh warga negaranya untuk mengakses situs jejaring sosial, Facebook, dengan dalih bahwa negara tersebut tengah berada dalam masa persiapan untuk pemilihan presiden pada bulan Juni lalu.

"Segala bentuk media yang dipandang akan menyaingi popularitas Ahmadinejad terancam diblokir," kata Shahab Tabtabaei, seorang ajudan senior Mir HosseinMousavi. "Membatasi jumlah pesaing saat ini menjadi prioritas utama pemerintahan."

Tabatabaei mengatakan bahwa pemblokiran tersebut adalah reaksi cepat dari pihak pemerintahan atas kampanye Mousavi sebelumnya  yang dihadiri oleh kawula muda Iran sambil membentangkan spanduk dan syal warna hijau – warna yang menjadi simbol kampanye kepresidenan Mousavi.

Situs-situs jejaring sosial dan juga sejumlah blog internet menjadi alat kampanye penting bagi Mousavi, karena dia membidik suara dari kalangan anak muda Iran untuk kampanye pemilihan presiden pada tanggal 12 Juni lalu. Kampanye calon presiden dilangsungkan hingga 24 jam sebelum hari pemilihan, demikian kata menteri dalam negeri Iran Sadeq Mahsouli.

Ada sejumlah halaman di Facebook yang khusus dipersembahkan untuk mendukung Mousavi, salah satunya memiliki lebih dari 6.000 orang pendukung. Dalam halaman tersebut dipaparkan segala informasi mengenai calon presiden tersebut beserta sebuah pernyataan mengenai kebijakan yang akan ditempuhnya jika benar terpilih, dilengkapi dengan foto dirinya dan foto para pendukungnya.

Mousavi sendiri menuliskan komentar di situs tersebut yang berbunyi: "Pemerintahan Ahmadinejad telah membuat malu semua orang Iran yang tersebar di dunia." (dn/tg) Dikutip oleh www.suaramedia.com

Computer

75.000 Virus Serang Ekstensen exe.
Angka 32% dimana komputer mengunakan antivirus...More »

Berita Gadget Terkini

AndrenoCam, Video Recorder Yang Bisa Jadi Alat Pengintai
Adapaun bandrol dari perangkat gadget ini hanya...More »

Otomotif Terbaru

Vertigo 5 Spirit, Sebuah Karya Seni Indah Dari Bumi Belgia
Namun Gillet belum mengumumkan berapa kecepatan...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon