Jumat, 25 Mei 2012

Headlines:

Gerah Menanti Rusia, Iran Luncurkan Satelit Dari Italia

E-mail Cetak PDF
TEHERAN (Berita SuaraMedia) – Pada hari Selasa (10/11) lalu, Iran mengumumkan bahwa pihaknya akan berpaling kepada Italia untuk meluncurkan satelit komunikasi, keputusan tersebut diambil setelah menunggu Rusia selama bertahun-tahun untuk melakukan hal yang sama, demikian dilaporkan oleh agen pemberitaan Mehr.

Jenderal Mahdi Farahi, kepala Irans Aero Space Industries, mengatakan bahwa satelit tersebut, yang diklaim oleh media-media Israel sebagai satelit mata-mata, akan diluncurkan dari Italia setelah bulan Maret 2011.

Sementara itu, Italia menyangkal telah terlibat dalam proyek Iran untuk meluncurkan satelit penelitian semi-domestik yang diberi nama Mesbah, pada tahun 2011 mendatang.

Agen pemberitaan RIA Novosti mengabarkan bahwa seorang juru bicara kementerian luar negeri Italia membantah adanya bantuan dari Italia untuk Iran dalam mengorbitkan satelit tersebut.

Kementerian Italia menyampaikan pernyataan tersebut berselang satu hari setelah Jenderal Mehdi Farahi, kepala organisasi industri luar angkasa (AIO), mengatakan bahwa Italia akan bekerjasama dengan AIO untuk meluncurkan Mesbah.

Mesbah yang artinya lentera, memiliki masa edar selama tiga tahun. Satelit tersebut dilengkapi dengan alat penerima komunikasi yang mampu mengumpulkan informasi dari berbagai lokasi dan mengirimkannya kembali ke bumi.

Mesbah memiliki berat 63,5 kilogram, lebih dari dua kali lipat Omid, yang ditempatkan di orbit dengan bantuan dua roket peluncur pada bulan Februari silam.

Proses perancangan dan konstruksi Mesbah telah dimulai sejak 32 tahun yang lalu, namun mengalami penundaan. Setelah ditunda selama 19 tahun, pada tahun 1996, proyek tersebut dilanjutkan dan dijadwalkan akan rampung pada tahun 2011 mendatang.

Farahi tidak memberikan alasan mengapa Iran berpaling dari Rusia, namun pada bulan Februari silam, Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad mengeluhkan karena Rusia tidak pernah sanggup meluncurkan satelit tersebut.

"Para ilmuwan kami sudah sejak lama membangun satelit komunikasi, namun ada negara-negara tertentu yang memblokir proses peluncuran," katanya waktu itu, kemungkinan merujuk pada tekanan yang diberikan AS kepada Rusia.

Satelit yang dirakit bersama dengan sebuah perusahaan asal Italia, pertama kali diperlihatkan pada tahun 2005, dan pada waktu itu Iran mengatakan bahwa satelit tersebut siap diluncurkan pada tahun itu juga dengan bantuan roket peluncur Cosmos-3 dari Rusia.

Satelit tersebut dirancang untuk dapat beropersi di orbit rendah bumi untuk membantu komunikasi data dalam periode tiga tahun, kata Farahi.

Gelombang keluhan Iran atas penundaan terus-menerus dari Rusia tersebut semakin meningkat dalam beberapa minggu terakhir setelah Moskow memperingatkan bahwa pihaknya bisa saja mendukung penjatuhan sanksi baru terhadap Iran jika tidak mampu menunjukkan sikap yang konstruktif dalam pembicaraan nuklir.

Pada awal minggu ini, seorang anggota dewan Iran juga menunjukkan kekecewaan atas penundaan terus-menerus dari Rusia untuk mengirimkan sistem pertahanan anti pesawat tempur, S-300. Rusia dan Iran menandatangani kesepakatan untuk mendatangkan sistem pertahanan tersebut pada tahun 2007, namun Israel dengan lantang menentang kesepakatan tersebut dan terus melobi Rusia agar membatalkannya.

Rusia juga membantu Iran untuk membangun pembangkit nuklir pertamanya, namun peresmiannya juga terus-menerus mengalami penundaan.

Rusia mendukung upaya PBB untuk memastikan agar Iran tidak mempergunakan progam nuklirnya untuk membuat senjata nuklir, sebuah hal yang menjadi kekhawatiran utama Barat.

Dalam sebuah rencana bulan Oktober yang diperantarai oleh PBB, Iran diharuskan untuk mengirimkan sebagian besar uraniumnya ke Rusia untuk diproses lebih lanjut dan dikonversi menjadi bahan bakar nuklir, dalam sebuah langkah untuk meredakan kekhawatiran Barat. (dn/an/pv) www.suaramedia.com
Click Video
{seyret player="on" id="1156"}

Computer

75.000 Virus Serang Ekstensen exe.
Angka 32% dimana komputer mengunakan antivirus...More »

Berita Gadget Terkini

AndrenoCam, Video Recorder Yang Bisa Jadi Alat Pengintai
Adapaun bandrol dari perangkat gadget ini hanya...More »

Otomotif Terbaru

Vertigo 5 Spirit, Sebuah Karya Seni Indah Dari Bumi Belgia
Namun Gillet belum mengumumkan berapa kecepatan...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon