Jumat, 25 Mei 2012

Headlines:

Mengenang Holocaust, Israel Didesak Beli Rumah Hitler

E-mail Cetak PDF

TEL AVIV (Berita SuaraMedia) – EveryOne Group, kelompok kerjasama internasional dalam bidang kebudayaan dan hak asasi manusia, telah meminta pemerintah Israel untuk membeli sebuah properti yang sensitif bagi Israel. Yakni rumah tempat Adolf Hitler, pemimpin tertinggi Nazi yang dilahirkan pada tahun 1889.

Dengan bandrol harga sebesar 2 juta euro ($3,3 juta), kelompok EveryOne berharap bahwa rumah tersebut dapat dirubah menjadi sebuah galeri seni untuk mengenang peristiwa Holocaust.

Rumah yang terletak di jalan Salzburger Vorstadt, di kota Braunau am Inn, Austria, berfungsi sebagai perpustakaan, bank sekolah, institut teknik dan tempat lokakarya sejak berakhirnya Perang Dunia II.

"Jika pemerintah Israel membeli rumah tersebut, maka EveryOne akan mendonasikan sekitar 200 karya seni yang dihasilkan oleh para seniman Yahudi yang selamat dari Holocaust atau menemui ajal di kamp kematian," kata Roberto Maloini, Matteo Pegoraro dan Dario Picciau, yang menjabat presiden bersama EveryOne.

"Koleksi karya seni tersebut kami kumpulkan setelah kami melakukan pencarian di seluruh penjuru dunia selama bertahun-tahun, dengan melacak jejak para seniman yang dibunuh Nazi, atau dengan mengontak orang-orang yang selamat," kata mereka.

Proposal tersebut juga memberikan kelegaan bagi walikota Braunau.

Gerhard Skiba mengkhawatirkan bahwa properti tersebut akan jatuh ke tangan-tangan golongan garis keras. Satu-satunya pertanda Nazi terletak pada gerbang besi di luar rumah, dimana Martin Bormann, sekretaris partai Hitler menuliskan inisialnya setelah memproklamirkan rumah tersebut sebagai monumen nasional.

Saat ini, rumah tersebut menjadi rumah bagi orang-orang cacat yang telah tinggal dan bekerja di rumah tersebut dalam perawatan khusus. Orang-orang yang tinggal di rumah tersebut akan dipindahkan ke fasilitas yang lebih modern, sang peemilik, Gelinde Pommer, juga tidak lagi menginginkan properti tersebut.

Sebelumnya, EveryOne, membantu pembukaan sebuah museum seni genosida pada tahun 2007. EveryOne memberi tajuk "Seni Holocaust dan Genosida" di Museum Seni Hilo di Hawaii. Pameran tersebut digelar sebagai proyek edukasi yang ditujukan untuk memberikan informasi kepada generasi muda.

Ted Coombs, direktur museum tersebut, meyakini bahwa pameran tersebut akan menggambarkan fragmen dari landasan pemikiran manusia, yang telah lenyap karena prasangka, kurangnya toleransi dan peperangan.

Menyusul kesuksesan Hilo, EveryOne memandang rumah kelahiran Hitler sebagai lokasi yang cocok dan merupakan simbol kuat untuk dijadikan museum seni Holocaust yang baru.

"Kami yakin bahwa memberikan toleransi rasial dan menempatkan kenangan Holocaust untuk menggantikan budaya kebencian dan kejahatan di tempat yang memiliki simbolisasi kuat adalah hal yang amat penting," kata EveryOne. "Hal itu akan menawarkan perdamaian dan kesetaraan bagi generasi penerus."

"Harga jual sebesar $3,3 juta akan cepat tertutupi oleh pemasukan dari tiket pengunjung, dokumentasi, publikasi dan sebagainya," kata kelompok tersebut.

Pada tahun 2007, setelah pembukaan pameran "Holocaust dan genosida" Hilo, Alfred Breitman, seorang seniman dan anggota kelompok EveryOne, menulis, "karya-karya seni ini adalah hasil keja para seniman yang merupakan saksi dari masa-masa terkelam dalam sejarah manusia. Karya-karya ini juga merupakan gambaran para saksi yang berjuang untuk membuat pembantaian Nazi tidak terlupakan."

Breitman menekankan bahwa seni memiliki kekuatan untuk memberikan dampak jangka panjang bagi para pengunjung. Ia menambahkan bahwa seni genosida dan Holocaust memiliki cara khusus untuk berhubungan dengan generasi muda. "Seni adalah sebuah instrumen kuat untuk mendidik dan mengingatkan kita, karena seni menyentuh nurani publik dan mampu berbicara menembus hati generasi muda," katanya.

EveryOne berharap bahwa pemerintah Israel melihat potensi dari museum tersebut. (dn/jp) www.suaramedia.com

Computer

75.000 Virus Serang Ekstensen exe.
Angka 32% dimana komputer mengunakan antivirus...More »

Berita Gadget Terkini

AndrenoCam, Video Recorder Yang Bisa Jadi Alat Pengintai
Adapaun bandrol dari perangkat gadget ini hanya...More »

Otomotif Terbaru

Vertigo 5 Spirit, Sebuah Karya Seni Indah Dari Bumi Belgia
Namun Gillet belum mengumumkan berapa kecepatan...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon