Orang-orang di Gaza sangat membutuhkan makanan, obat-obatan dan bahan bakar, anggota Parlemen Inggris George Galloway mengatakan kepada kantor berita Iran yang dikelola negara, Islamic Republic News Agency (IRNA) pada hari Minggu.
Dia sangat mengkritik negara-negara Barat dan pemerintah Inggris karena memberikan dukungan habis-habisan kepada Israel dan berkata dengan tidak adanya dukungan Barat bagi rakyat Palestina, maka umat Islam wajib untuk membantu mereka.
Pemerintah Inggris menganggap dirinya sebagai sekutu terdekat Israel sementara sebagian besar rakyat Inggris menentang kejahatan Israel dan telah menyatakan simpati mereka kepada rakyat Palestina yang tertindas, kata anggota parlemen itu.
Inggris telah memainkan peran penting dalam pembentukan Israel dan terus-menerus melakukan kejahatan terhadap rakyat Palestina, tambahnya.
Komentar Galloway datang bersamaan dengan konvoi bantuan internasional Viva Palestina yang dijadwalkan untuk membawa bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza dari London, menandai peringatan tahun pertama perang tiga minggu Israel terhadap warga Gaza.
Konvoi 250 kendaraan Viva Palestina akan memberikan bantuan medis, kemanusiaan dan pendidikan untuk Palestina yang menderita karena blokade Israel yang berjalan panjang di wilayah mereka sejak Hamas memegang kendali wilayah ini pada bulan Juni 2007.
Konvoi akan berangkat dari London pada hari Minggu untuk melewati Perancis, Belgia, Luxemburg, Jerman, Austria, Italia, Yunani, dan Turki.
Galloway, yang telah mendirikan Viva Palestina, mengatakan konvoi bertujuan untuk mengangkat blokade terhadap Gaza dan untuk memasok sebagian dari kebutuhan Palestina yang menderita masalah serius.
Namun, ini adalah langkah simbolis untuk melawan serangan di Jalur Gaza, ia menambahkan.
Dia mencatat bahwa Israel tidak bisa melanjutkan blokade Gaza seandainya rangkaian panjang bantuan kemanusiaan bergegas ke daerah tersebut.
Bantuan kemanusiaan ini dijadwalkan untuk memasuki Gaza pada 27 Desember setelah melalui pos Syiriah, Yordania dan utara di sepanjang Semenanjung Sinai ke Mesir.
Perjalanan itu menandai tahun pertama peringatan invasi 22-hari Israel ke Jalur Gaza dimana lebih dari 1400 warga Palestina terbunuh.
Galloway telah memimpin dua konvoi bantuan ke Jalur Gaza tahun ini.
Viva Palestina mendapat banyak dukungan dari berbagai pihak termasuk dari Profesor Noam Chomsky, intelektual yang selama ini mengkritik politik Barat.
"Apa yang telah dicapai Viva Palestina pada konvoi mereka sebelumnya adalah sangat luar biasa. Mereka tidak hanya menembus pengepungan terhadap Gaza, tetapi mereka membawa bantuan yang sangat diperlukan, dan solidaritas pada skala internasional besar-besaran. Upaya-upaya yang dilakukan oleh semua orang dari seluruh dunia yang mengambil bagian dalam konvoi sebelumnya itu dengan memberikan mereka waktu untuk pergi ke daerah Gaza yang dilanda perang harus sepenuhnya dipuji.
"Untuk semua orang mengambil bagian dalam Konvoi Viva ke-3, saya doakan kalian semua yang yang terbaik, dan upaya Anda untuk orang-orang di Gaza menghangatkan hatiku. Anda membawa harapan, solidaritas, perdamaian, dan cinta dari dari seluruh penjuru dunia. Saya bersama kalian semua secara spiritual." (iw/pv/vp) www.suaramedia.com
- Cekik Kehidupan Gaza, Mesir Ciptakan Penghalang Besi
- Hukuman Massal Zionis Israel, Sumber Derita Warga Gaza
- Netanyahu: Hizbullah Adalah Militer Libanon Sesungguhnya
- Bela Pemberontak Syiah, Iran Anjurkan Saudi Beralih Ke Israel
- Twitter, Jalan Baru Israel – AS Tumbangkan Kekuatan Iran














