Jumat, 25 Mei 2012

Headlines:

CIA Terlibat Penyiksaan Para Pendukung Hamas

E-mail Cetak PDF

TEPI  BARAT (Berita SuaraMedia) – Agen keamanan pemerintah Palestina, yang diduga telah menyiksa orang-orang yang menjadi pendukung gerakan Hamas di Tepi Barat, ternyata menjalin kerja sama dekat dengan agen intelijen AS, CIA, demikian diberitakan oleh surat kabar Inggris, Guardian.

CIA bekerjasama dengan Preventive Security Force (PSF) dan General Intelligence Service (GI) di wilayah Palestina, demikian disebutkan dalam laporan berita tersebut.

Sebagian besar pendukung Hamas yang ditangkap menjalani masa tahanan tanpa melalui persidangan. Mereka juga diduga kuat telah disiksa oleh agen-agen pemerintah Palestina di Tepi Barat.

Dalam sebuah konferensi pers, Hamas mendukung temuan Guardian tersebut. Hamas menuding Keith Dayton, Jenderal AS yang mengomandani pasukan keamanan nasional Palestina di Tepi Barat, sebagai dalang di balik penangkapan dan penyiksaan para pendukung Hamas.

Hamas mendesak Presiden AS Barack Obama untuk mencopot Dayton dari jabatannya. Gerakan perlawanan tersebut juga mengatakan bahwa Mahmoud Abbas, presiden Palestina sekaligus pemimpin gerakan Fatah di Tepi Barat, bertanggung jawab atas kejahatan yang dilakukan terhadap Hamas di kawasan tersebut.

Organisasi-organisasi hak asasi manusia mengatakan bahwa praktik penganiayaan dan "shabeh" (membelenggu tahanan dan memaksa tahanan berada dalam posisi tubuh yang menyakitkan dalam waktu yang lama) merupakan hal yang jamak ditemui.

Sebaliknya, Fatah menuding pasukan Hamas, yang secara de facto menguasai Jalur Gaza, telah menangkap dan menyiksa orang-orang yang memiliki keterkaitan dengan Fatah, kelompok rival Hamas yang menjadi bagian dalam pemerintahan Palestina.

Para pejabat pemerintah Palestina mengatakan bahwa saat ini ada sekitar 400 hingga 500 orang pendukung Hamas yang ditahan oleh PSF dan GI.

Namun Adnan Aldenari, juru bicara satuan kepolisian Palestina, menyanggah tudingan bahwa pasukan keamanan di Tepi Barat menyiksa para tahanan.

"Sama sekali tidak ada hal yang harus kami tutup-tutupi. Jika benar ada kesalahan, maka hal itu merupakan perbuatan oknum petugas, bukan merupakan kebijakan umum kami," kata Aldenari.

"Penjara dan sel tahanan kami bersifat terbuka, tidak dirahasiakan seperti di negara-negara lain. Penjara kami terbuka bagi media dan organisasi hak asasi manusia."

Menurut pemberitaan Guardian, setidaknya ada tiga orang tahanan yang meninggal di dalam penjara dalam tahun ini. Para tahanan tersebut meninggal karena mengalami penyiksaan.

Yang terbaru adalah Haitham Amr, seorang perawat berusia 33 tahun yang berasal dari Al Khalil (Hebron). Amr menghembuskan nafas yang terakhir empat hari setelah ditahan oleh GI pada bulan Juni lalu, demikian tulis surat kabar tersebut.

Shawan Jabarin, direktur jenderal al-Haq, sebuah organisasi hak asasi manusia, mengatakan kepada Guardian, "Amerika sebenarnya bisa menghentikan hal itu kapanpun mereka mau. Yang harus dilakukan hanyalah pergi menemui (Perdana Menteri) Salam Fayyad dan mengatakan bahwa hal itu (penyiksaan tahanan) menimbulkan masalah."

"Baru kemudian mereka memberikan penjelasan secara terperinci. Mereka bisa mengatakan kepada Fayyad bahwa para tahanan harus segera menjalani proses di hadapan pengadilan."

Seorang diplomat mengatakan kepada surat kabar tersebut bahwa para pejabat dinas intelijen AS setidaknya menyetahui penyiksaan tersebut dan sengaja mendiamkannya.

CIA tidak membantah bahwa pihaknya menjalin kerjasama dengan PSF dan GI di Tepi Barat, namun Paul Gimigliano, juru bicara CIA, mengatakan bahwa agen rahasia AS tersebut tidak bertindak sebagai pengawas.

"Isu yang menyebutkan bahwa CIA memiliki kekuasaan dan mengendalikan badan intelijen lain sama sekali tidak benar," kata Gimigliano kepada the Guardian.

"CIA hanya memberikan dukungan, dan tertarik dengan metode-metode hukum yang berhubungan dengan intelijen." (dn/aj) www.suaramedia.com

Computer

75.000 Virus Serang Ekstensen exe.
Angka 32% dimana komputer mengunakan antivirus...More »

Berita Gadget Terkini

AndrenoCam, Video Recorder Yang Bisa Jadi Alat Pengintai
Adapaun bandrol dari perangkat gadget ini hanya...More »

Otomotif Terbaru

Vertigo 5 Spirit, Sebuah Karya Seni Indah Dari Bumi Belgia
Namun Gillet belum mengumumkan berapa kecepatan...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon