Sabtu, 04 September 2010

Headlines:

Tolak Batas Waktu, Ahmadinejad Kecam "Serial TV" Obama

E-mail Cetak PDF

TEHERAN (Berita SuaraMedia) – Presiden AS telah mengecewakan dunia, ujar Ahmadinejad dalam sebuah wawancara dengan Channel 4 News Inggris, sebuah transkrip lengkap dari wawancara itu kemudian dipasang di situs Channel 4.

Ahmadinejad kembali menolak batas waktu akhir tahun untuk kesepakatan bahan bakar yang disusun PBB, mengatakannya sebagai sesuatu yang tidak berarti. Kesepakatan itu mengharuskan Iran untuk mengirimkan sebagian besar uranium pengayaan rendahnya (low-enriched uranium / LEU) ke luar negeri sebagai ganti bahan bakar untuk reaktor penelitian Teheran.

AS telah memperjelas keinginannya untuk menerapkan sanksi yang lebih keras terhadap Iran di dalam PBB jika Iran gagal memenuhi batas waktu tersebut.

Ahmadinejad mengatakan bahwa Iran telah membuat proposalnya dan menurut regulasi, tawaran bahan bakar itu tidak bersyarat.

"Namun mereka bersikeras memiliki persyaratan politik untuk memberikan bahan bakar pada kami, sementara pertukaran bahan bakar adalah sebuah hal yang bersifat teknis. Saya belum mendengar siapa pun mendapat batasan waktu untuk ini karena itu tidak ada artinya."

Iran mengatakan bahwa program pengayaan uraniumnya hanya ditujukan untuk membangkitkan listrik sehingga mereka dapat mengekspor lebih banyak minyak dan gas. Sementara Barat meyakini bahwa Iran ingin membuat bom atom.

"Saya rasa ini telah menjadi isu lama untuk membicarakan program nuklir," ujar Ahmadinejad.

"Kisah mengenai klaim AS dan sekutunya ini telah berubah menjadi serial televisi."

Ia mengatakan bahwa Iran tidak akan menerima kebijakan intimidasi dan agresi dari AS, dan memperingatkan jika kekuatan-kekuatan besar tidak menerima tawaran itu, Iran akan memproduksi 20% uranium tingkat tinggi.

Presiden Ahmadinejad mengatakan bahwa Iran telah memberitahu IAEA tentang fasilitas pengayaan uranium di Qom setahun sebelum aktivitas di sana dimulai, "Namun sayangnya mereka telah salah menterjemahkan kerjasama kami."

Ahmadinejad menolak pidato Obama di mana ia mengatakan, "Jika negara-negara seperti Iran bersedia untuk membuka kepalan tangannya, maka mereka akan menemukan uluran tangan dari kita."

"Tangan yang mana yang ia ulurkan? Kanan atau kiri?" tanya Ahmadinejad.

"Siapa yang telah mengulurkan tangannya secara praktik? Ia memperpanjang sanksi terhadap kami. Langkah apa yang telah ia ambil?"

"Ia telah gagal memenuhi harapan orang-orang di Amerika dan di seluruh dunia."

AS beberapa waktu lalu digeramkan ulah Iran yang melakukan uji peluncuran kendali Sejil-2, menyebutnya sebuah pengkhianatan terhadap janji yang dibuat sendiri oleh Iran.

"Hal-hal itu (uji coba peluru kendali) bersifat kontraproduktif. Iran masih memiliki peluang untuk menjalankan kewajiban-kewajiban mereka," Penasehat pers Gedung Putih, Robert Gibbs, mengatakan.

"Jika mereka tidak melakukannya, maka waktu akan semakin menipis, dan kami akan melakukan langkah berikutnya," kata Gibbs memperingatkan Iran.

Iran berhasil melakukan uji coba penembakan peluru kendali Sejil-2 pada hari Rabu lalu. Peluncuran tersebut merupakan bagian dari rencana jangka panjang Iran untuk mempertahankan perbatasan-perbatasan negaranya.

Al alam, stasiun televisi satelit berbahasa Arab milik Iran, mengatakan bahwa peluru kendali Sejil memiliki jarak jangkauan yang lebih jauh daripada peluru kendali Shahab. Para pejabat Iran sebelumnya mengatakan bahwa peluru kendali Shahab mampu menjangkau target yang berjarak hingga 2.000 kilometer (1.250 mil) dari lokasi peluncuran.

Hal tersebut membuat Israel dan pangkalan-pangkalan militer AS di kawasan Teluk masuk dalam jangkauan peluru kendali.

Uji coba peluru kendali Iran tersebut dilakukan bertepatan dengan meningkatnya ketegangan seputar program nuklir Iran. Dimana Barat bersikeras bahwa program tersebut ditujukan untuk membuat bom nuklir. (rin/rt/sm) www.suaramedia.com

Altetik

Federer Tak Terhadang, Davdenko Tumbang
Kejutan lain terjadi saat unggulan ke-11 Marin C...More »

Berita Gadget Terkini

Sony Kembangkan Laptop 3D Canggih Dengan Kacamata Istimewa
"Teknologi frame sequential dengan cepat memutar...More »

Otomotif Terbaru

Veloce 1200, Motor Sporty Nan Gahar Dengan Jiwa Streetfighter
Veloce didukung oleh mesin canggih bertenaga bes...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon