Jumat, 25 Mei 2012

Headlines:

Iran: Rudal Teluk, Trik Baru AS Rampok Kekayaan Negara

E-mail Cetak PDF

TEHERAN (Berita SuaraMedia) – Pemasangan peluru kendali adalah trik terbaru AS yang bertujuan utama untuk mengosongkan kocek negara-negara Teluk yang kaya.

Seorang pejabat militer Iran pada hari Kamis (4/2) mengatakan kepada negara-negara Teluk agar tidak menghamburkan uang untuk membeli peluru kendali buatan AS. Ia menambahkan bahwa Iran bisa membuat senjata-senjata itu tampak tidak berguna, demikian dilaporkan oleh kantor berita pemerintah, IRNA.

Pada hari Rabu, Teheran mengecam rencana Amerika Serikat untuk meningkatkan kekuatan militernya di kawasan Teluk.

"Memasang peluru kendali Patriot sebagai alat pertahanan hanyalah sebuah trik baru untuk mengosongkan isi kantong negara-negara Teluk Persia," kata Jenderal Hassan Firuzabadi, kepala staf gabungan militer Iran.

"Rudal Patriot bisa dibuat tidak efektif melalui taktik-taktik sederhana, dan saya menawarkan nasihat kepada negara-negara regional, khususnya negara-negara Muslim, agar tidak menghamburkan uang mereka untuk membeli peluru kendali yang bahkan tidak berfungsi dimanapun," katanya.

Pemerintahan Presiden Barack Obama dilaporkan telah menempatkan kapal-kapal dengan kemampuan menembakkan peluru kendali, setidaknya ada empat negara teluk – Bahrain, Kuwait, Qatar dan Uni Emirat Arab – yang ditempati oleh kapal-kapal AS tersebut.

Bahrain, yang merupakan negara sekutu AS, pada hari Rabu mengakui bahwa pertahanan militer negara-negara Teluk telah ditingkatkan, namun ia mengatakan bahwa Iran tidak perlu memandang hal tersebut sebagai sebuah rencana serangan.

Seorang petinggi Garda Revolusi Iran pada hari Rabu juga mengatakan bahwa Iran telah mengembangkan senjata anti perisai yang mampu memerangi helikopter Apache AS dan juga tank-tank lapis baja.

"Musuh sebaiknya tidak berpikir bahwa helikopter Apache yang mereka punyai akan memiliki kekuatan yang serupa dengan di Irak dan Afghanistan di Iran," kata Naser Arab-beigi, yang mengepalai organisasi independen dari Garda Revolusi, kepada kantor berita Fars.

"Kami akan mengakhiri kekuatan Apache dengan serangan kami. Tank-tank lapis baja mereka akan berhadapan dengan senjata-senjata kami," katanya.

Sementara itu, duta besar Iran di Moskow mengatakan bahwa Rusia telah memastikan bahwa pihaknya masih berkeinginan untuk mengirimkan peluru kendali pertahanan udaranya kepada Iran.

Media Rusia mengutip ucapan Seyyed Mahmoud Reza Sajjadi yang pada hari Kamis lalu mengatakan, "Para kolega kami di Rusia telah memberikan kepastian kepada kami bahwa mereka akan memenuhi kewajiban mereka."

namun juru bicara pemerintah Rusia menolak memberikan komentar atas pernyataan Sajjadi.

Rusia menandatangani kontrak pada tahun 2007 untuk mengirimkan sistem pertahanan udara S-300, namun hingga saat ini, barang yang dipesan tidak kunjung dikirimkan. Alasan penundaan tersebut tidak dijelaskan lebih lanjut, namun Israel dan AS amat menentang jika Iran mendapatkan peluru kendali tersebut, karena hal itu akan meningkatkan kemampuan pertahanan Iran.

Pada bulan Juni tahun lalu, Iran memulai produksi baru sistem pertahanan terhadap peluru kendali ditengah beredarnya spekulasi bahwa Israel mungkin akan menyerang fasilitas nuklir dari republik Islam tersebut.

"Jarak yang dapat dijangkau peluru kendali tersebut lebih dari 40 km. Peluru kendali tersebut akan mampu memburu dan menghajar pesawat dan helikopter musuh dengan perkiraan yang cermat dan kecepatan yang tinggi," kata menteri pertahanan Mostafa Mohammad Najjar, tanpa memberikan penjelasan rinci bagaimana perbandingan peluru kendali tersebut dengan senjata-senjata serupa yang diproduksi sebelumnya.

AS dan sekutu dekatnya, Israel, sama-sama menuding Iran mencoba untuk mengembangkan senjata nuklir, sebuah tuduhan yang selalu disangkal oleh Iran, dan keduanya masih belum menentukan apakah akan melancarkan serangan militer jika sampai upaya diplomasi mengenai nuklir Iran berakhir dengan jalan buntu. (dn/mo/ap/sm) www.suaramedia.com

Computer

75.000 Virus Serang Ekstensen exe.
Angka 32% dimana komputer mengunakan antivirus...More »

Berita Gadget Terkini

AndrenoCam, Video Recorder Yang Bisa Jadi Alat Pengintai
Adapaun bandrol dari perangkat gadget ini hanya...More »

Otomotif Terbaru

Vertigo 5 Spirit, Sebuah Karya Seni Indah Dari Bumi Belgia
Namun Gillet belum mengumumkan berapa kecepatan...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon