Jumat, 25 Mei 2012

Headlines:

Mahmoud Abbas Sambut Hangat Pendukung Pembantaian Israel

E-mail Cetak PDF

GAZA (Berita SuaraMedia) – Dr. Salah Al Bardawil, juru bicara blok parlemen Hamas, mengutuk Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi karena mendukung perang Israel di Gaza.

Bardawil, dalam konferensi pers pada hari Rabu, menggambarkan posisi Berlusconi "serius" karena mendorong lebih banyak pembantaian terhadap anak-anak Palestina dan mendukung terorisme "negara" Israel.

Ia mengekspresikan keterkejutannya atas pidato sang perdana menteri Italia itu di parlemen Israel, yang menurutnya lebih fanatik daripada pernyataan oleh para pemimpin pendudukan Israel sendiri.

Anggota parlemen Bardawil mengundang Berlusconi untuk mengunjungi Gaza guna mengetahui kebenarannya daripada bersandar pada kebohongan Israel.

Berlusconi mengatakan pada parlemen Israel dalam pidatonya di hari Rabu bahwa reaksi militer Israel terhadap penembakan roket Palestina dapat dibenarkan, dan bahwa ia mendukung hak Israel untuk eksis sebagai "negara Yahudi."

Perdana menteri Italia tersebut juga memuji demokrasi Israel, menggambarkannya sebagai contoh demokrasi paling hebat di Timur Tengah.

Pada hari Rabu, Berlusconi melalui jalan dari Yerusalem menuju Bethlehem namun mengatakan bahwa ia tidak memperhatikan tembok apartheid Israel setinggi delapan meter.

Dalam sebuah konferensi pers bersama presiden Palestina Mahmoud Abbas, seorang jurnalis Palestina bertanya pada Berlusconi mengenai kesannya terhadap tembok apartheid itu. "Saya akan mengewakan anda karena saya tidak memperhatikannya," jawab Berlusconi.

Pemimpin Italia itu mengatakan bahwa ia tidak memperhatikan tembok tersebut, terlepas dari fakta bahwa sumber-sumber Palestina mengkonfirmasi bahwa protokol yang ada mengharuskan Berlusconi untuk keluar di tengah hujan dan dingin untuk pindah dari sebuah mobil Israel ke mobil Palestina di salah satu titik pemeriksaan Israel di tembok itu, di mana sebuah gerbang baja mengontrol akses dari dan ke Tepi Barat.

"Saya sedang menata pikiran saya tentang apa yang akan saya katakan pada presiden," ujarnya. "Saya meminta maaf untuk itu."

Tembok di Bethlehem itu adalah bagian dari penghalang panjang, yang diklaim Israel penting untuk mencegah orang bersenjata Palestina masuk ke kota-kotanya melalui Tepi Barat.

"Kami menentang laporan Goldstone yang berusaha menuduh Israel (melakukan agresi) karena merespon penembakan roket Hamas. Saya bangga bahwa Italia tahu untuk bertindak tepat waktu dalam pengeboman di Haifa, Tel Aviv, dan Yerusalem. Italia  bangga dengan sikap-sikap Israel seperti penolakan pemerintah untuk menghadiri konferensi kedua Durban yang berusaha membuat tuduhan rasisme dan kekerasan terhadap Israel," ujar Berlusconi di hadapan parlemen Israel.

Meski demikian, Presiden Palestina Mahmoud Abbas menerima Berlusconi dan memanggilnya teman. Ia tidak mengomentari pidato Berlusconi di Knesset dan berterima kasih padanya karena "ketertarikannya" pada kasus Palestina. (rin/pt/pi) www.suaramedia.com

Computer

75.000 Virus Serang Ekstensen exe.
Angka 32% dimana komputer mengunakan antivirus...More »

Berita Gadget Terkini

AndrenoCam, Video Recorder Yang Bisa Jadi Alat Pengintai
Adapaun bandrol dari perangkat gadget ini hanya...More »

Otomotif Terbaru

Vertigo 5 Spirit, Sebuah Karya Seni Indah Dari Bumi Belgia
Namun Gillet belum mengumumkan berapa kecepatan...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon