Minggu, 05 Pebruari 2012

Headlines:

Ancaman Petinggi Al Qaeda Yaman Bayangi AS

E-mail Cetak PDF

SANA (Berita SuaraMedia) – Saed Elshari, orang nomor dua gerakan Al-Qaeda di Jazirah Arab, menyerukan dilakukannya serangan terhadap kepentingan-kepentingan Amerika Serikat di mana-mana.

Pesan tersebut terkandung dalam rekaman suara yang dirilis pada hari Senin dan diunggah di sebuah situs internet yang seringkali dipergunakan oleh kelompok-kelompok serupa.

Elshari juga mengucapkan selamat kepada Osama bin Laden, pemimpin Al- Qaeda, atas upaya pengeboman terhadap sebuah pesawat AS pada hari Natal lalu.

"Kepentingan-kepentingan Amerika dan para prajurit salib ada di mana-mana, dan agen-agen mereka terus berkeliaran di berbagai penjuru," kata Elshari.

"Serang mereka dan binasakan sebanyak mungkin musuh."

Elshari menambahkan: "Saya bersumpah demi Tuhan, kami akan membukakan pintu neraka di atas tanah untuk mereka. Hal itu akan menjadi kunci kemenangan kami, dan kami akan memotong ekor para prajurit salib, menghancurkan mimpi-mimpi mereka dan menghapuskan kepentingan Yahudi di kawasan ini."

Hashem Ahelbarra dari Al Jazeera yang melaporkan dari ibukota Yaman, Sana, mengatakan: "(Rekaman) ini adalah sebuah jenis publikasi klasik Al-Qaeda, dimana dia (Elshari) menyampaikan selamat atas kepemimpinan Osama bin Laden dan Ayman Al Zawahiri mengenai upaya peledakan pesawat AS oleh Umar Farouk Abdulmutallab."

Otoritas AS menangkap Farouk setelah diduga berupaya meledakkan pesawat yang hendak menuju Detroit dengan menggunakan bahan peledak yang dijahit di pakaian dalamnya pada tanggal 25 Desember tahun lalu.

Koresponden Al Jazeera tersebut menambahkan bahwa Elshari membantah laporan yang beredar pekan lalu, yang menyebutkan bahwa sebagian besar pemimpin Al Qaeda di Jazirah Arab telah tewas dalam serbuan pada akhir bulan Desember.

"Dia (Elshari) menggunakan rekaman suara tersebut untuk memberitahu para pengikutnya untuk berhati-hati dengan – apa yang ia namakan – taktik para prajurit salib. Tentu saja, dengan menyebut istilah itu, ia merujuk pada pasukan Amerika di belahan bumi ini," kata Alhelbarra.

Elshari dibebaskan pada tahun 2007 dari penjara Angkatan Laut AS di Teluk Guantanamo, Kuba, dan dipulangkan ke tanah kelahirannya, Arab Saudi.

Ia kemudian menjalani program rehabilitasi, sebelum bergabung dengan para gerilyawan di Yaman.

Dalam waktu singkat, posisi Elshari meningkat pesat dan menjadi orang kedua Al-Qaeda di Jazirah Arab.

Dalam rekaman suara tersebut, Elshari menuding Arab Saudi dan Mesir turut berperan dalam menjaga kepentingan Yahudi dan Kristen dengan terus mengalirkan pasokan minyak dan membiarkan orang-orang tersebut mengakses perairan di sekeliling Jazirah Arab.

Dia menuding negara-negara Arab membantu para prajurit salib dan Yahudi untuk memerangi umat Islam di Jazirah Arab.

Elshahri juga mengatakan bahwa AS dan kekuatan internasional lainnya "secara tidak langsung telah mengobarkan perang di sejumlah front di Yaman dengan cara mengumpulkan data intelijen melalui pesawat tanpa awak, mengadu domba umat Muslim dan mendistorsikan citra para pejuang mujahidin."

Ia memuji para gerilyawan Somalia yang berperang melawan pemerintahan berkuasa. "Mereka telah berperang melawan kaum kafir internasional, Amerika." Ia juga menyerukan kepada suku-suku di Yaman untuk berdiri tegar layaknya pria sejati dan tidak bekerjasama dengan orang-orang yang mencoba menciptakan konspirasi untuk menghancurkan umat Muslim." (dn/aj) www.suaramedia.com

Computer

75.000 Virus Serang Ekstensen exe.
Angka 32% dimana komputer mengunakan antivirus...More »

Berita Gadget Terkini

AndrenoCam, Video Recorder Yang Bisa Jadi Alat Pengintai
Adapaun bandrol dari perangkat gadget ini hanya...More »

Otomotif Terbaru

Vertigo 5 Spirit, Sebuah Karya Seni Indah Dari Bumi Belgia
Namun Gillet belum mengumumkan berapa kecepatan...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon