Jumat, 25 Mei 2012

Headlines:

Clinton: Garda Revolusi Ubah Iran Ke Arah Kediktatoran Militer

E-mail Cetak PDF

DOHA (Berita SuaraMedia) – Menteri Luar Negeri AS, Hillary Clinton mengatakan pada hari Senin (15/02) bahwa ia takut Iran sedang bergerak ke arah kediktatoran militer dengan perusahaan-perusahaan yang dikendalikan oleh Garda Revolusi "menggantikan" pemerintah.

Clinton mengatakan kepada para mahasiswa di Qatar bahwa AS tidak berusaha menggunakan aksi militer terhadap Iran untuk menghentikan ambisi militernya, tapi lebih memakai tekanan internasional melalui Dewan Keamanan PBB.

"Tekanan semacam itu akan ditujukan terutama pada perusahaan-perusahaan yang dikendalikan oleh Garda Revolusi Iran, yang kami yakini menggantikan pemerintah Iran," ujar Clinton.

"Kami melihat pemerintah Iran, pemimpin agung, presiden, dan parlemennya digantikan dan Iran sedang bergerak menuju ke arah kediktatoran militer," ujar Clinton kepada mahasiswa  di Universitas Carnegie-Mellon cabang Qatar.

Dalam sebuah pidato di Doha pada Minggu malam di hadapan Forum Dunia AS-Islam, Clinton mengatakan, "Saya khawatir meningkatnya pengaruh dan kekuasaan Garda Revolusi menghadirkan ancaman langsung bagi setiap orang."

Minggu lalu AS menerapkan putaran baru sanksi terhadap Garda Revolusi dan berharap sanksi-sanksi PBB menarget kelompok yang disalahkan atas program nuklir Iran itu.

"Saya ingin menemukan cara untuk mengatasinya," ujarnya kepada konferensi di Qatar.

"Tentu kami tidak mau terlibat saat mereka sedang membangun sebuah bom," ujarnya.

Clinton mengatakan pembicaraan dengan para pemimpin di kawasan mengungkapkan kekhawatiran besar mengenai Iran dan tujuan negara itu.

"Mereka khawatir tentang niat Iran. Mereka khawatir tentang apakah Iran akan menjadi tetangga yang baik dan hidup dengan damai," ujarnya.

"Saya rasa orang-orang memiliki alasan untuk khawatir. Pertanyaannya adalah apa yang dapat dilakukan Iran untuk menghilangkan rasa takut dari tetangga-tetangganya. Dan saya masih belum melihat banyak perkembangan di sana."

Pada hari Minggu, Clinton mendesak para pemimpin Muslim untuk membantu menghentikan pekerjaan nuklir sensitif Iran dan mendeteksi kemungkinan pergeseran di China untuk mendukung sanksi terhadap Teheran.

Penasihat keamanan nasional Obama, James Jones, sebelumnya telah mengatakan di Washington bahwa AS menekan untuk sanksi baru yang sangat tegas terhadap Iran bulan ini, menyatakan bahwa langkah itu dapat membantu terjadinya perubahan rezim.

"Kami akan menghadap PBB bulan ini untuk mempresentasikan sejumlah sanksi," ujar James Jones kepada Fox News.

Jones mengatakan bahwa sanksi tambahan dapat memiliki efek tersebut.

"Kami tahu bahwa secara internal terdapat masalah yang sangat serius. Kami akan menambah kesulitan rezim itu dengan menyusun dan berpartisipasi dalam sejumlah sanksi yang sangat tegas, yang kami dukung," ujarnya.

"Bukan sanksi ringan. Ini adalah sanksi-sanksi yang sangat keras. Kombinasi dari hal-hal yang dapat memicu perubahan rezim. Itu mungkin terjadi."

Jones mengatakan bahwa "kombinasi masalah internal dan eksternal pasti tidak akan mudah bagi pemerintah Iran."

Di Doha, Clinton juga bertemu dengan Perdana Menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan, yang negaranya memiliki hubungan baik dengan Iran dan telah berulang kali menawarkan diri menjadi mediator untuk isu nuklir.

Menteri luar negeri Turki akan mengunjungi Iran dalam minggu depan.

Di pesawat dari Washington menuju Doha, ajudan Timur Tengah Clinton, Jeffrey Feltman mengatakan bahwa Washington akan meminta bantuan Arab Saudi untuk menekan China agar bergabung dengan seruan AS untuk sejumlah sanksi terhadap Iran.

Namun Feltman tidak mengkonfirmasi maupun membantah pernyataan bahwa pemerintah akan meminta Saudi untuk menawari China jaminan suplai sebagai imbalan bagi dukungan Beijing untuk sanksi-sanksi PBB yang baru.

Clinton dijadwalkan akan bertemu dengan Raja Abdullah dan Pangeran sekaligus menteri luar negeri Saudi, Saud Al Faisal, di Riyadh pada hari Senin. (rin/me) www.suaramedia.com

Computer

75.000 Virus Serang Ekstensen exe.
Angka 32% dimana komputer mengunakan antivirus...More »

Berita Gadget Terkini

AndrenoCam, Video Recorder Yang Bisa Jadi Alat Pengintai
Adapaun bandrol dari perangkat gadget ini hanya...More »

Otomotif Terbaru

Vertigo 5 Spirit, Sebuah Karya Seni Indah Dari Bumi Belgia
Namun Gillet belum mengumumkan berapa kecepatan...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon