Jumat, 25 Mei 2012

Headlines:

Ehud Olmert, Seorang Pembohong Atau Lebih Buruk?

E-mail Cetak PDF

TEL AVIV (Berita SuaraMedia) – Sebuah pengadilan Israel telah membuka persidangan atas mantan Perdana Menteri Ehud Olmert, yang didakwa melakukan penipuan dan korupsi. Namun, Palestina mengklaim bahwa ia bertanggung jawab atas kejahatan yang lebih serius, serangan di Gaza.

Terdapat kemarahan di jalan-jalan Israel terhadap salah satu perdana menteri paling tidak populer dalam sejarah negara tersebut. Para pemrotes menuduhnya sebagai penjahat perang karena telah memulai dua konflik militer selama tiga tahun pemerintahannya.

Namun, kesalahan itu tidak seluruhnya dibebankan pada Olmert. "Media Israel gagal dalam perang ini. Mereka menyampaikan sebuah kisah tentang perang yang berbeda," ujar Gideon Levi, editor surat kabar Israel Haaretz.

Demonstrasi di kota-kota Israel tidak pernah ditayangkan di televisi setempat. Media Israel memilih untuk mengecilkan Olmert, yang kemungkinan adalah penjahat perang, dalam mendukung Olmert, si pembohong dan penipu.

Semua surat kabar di Israel memasang foto Ehud Olmert di halaman depan. Laporan mereka fokus pada dakwaan terhadapnya – korupsi, penipuan, pengingkaran kepercayaan, dan menyembunyikan pendapatan tipuannya. Jika ia terbukti bersalah, Olmert dapat menghabiskan waktu di balik penjara.

Namun, hal itu tidak akan memuaskan warga Palestina di Gaza. Mereka ingin ia dihukum atas kejahatan perang dalam konflik tahun 2008.

Jurnalis Sami Abu Salem meyakini bahwa Olmert menyetujui serangan yang sengaja ditujukan pada sejumlah rumah sakit dan penggunaan senjata ilegal terhadap target-target sipil. Ia bertekad untuk menjaga agar dugaan-dugaan ini tetap menjadi berita utama.

"Israel membesar-besarkan cerita tentang dakwaan korupsi Olmert dan juga tentang orang-orang berpangkat tinggi lainnya. Daftar pejabat yang korup di Israel sangat panjang," ujarnya.

"Banyak sekali pembicaraan mengenai sidang dengar pendapat, pelanggaran hukum, dan aksi-aksi tak bermoral. Namun bagaimana dengan para korban, anak-anak yang dibunuh di Gaza? Apa yang lebih penting – seorang individu atau korupsi dan uang?" tambahnya.

Namun, para jurnalis menulis kisah yang berbeda. Seperti banyak pembacanya, mereka tidak mempertimbangkan Olmert sebagai penjahat perang dan mengatakan bahwa kisahnya adalah tentang seorang pria berpengaruh yang terpuruk.

"Dalam banyak kasus, media mencium bau darah dan bereaksi terhadapnya. Ada sejumlah jurnalis yang sangat menyukainya. Beberapa dari mereka berbalik melawannya ketika kisah tentangnya menjadi semakin menonjol," ujar Dan Izenberg, koresponden urusan hukum dari Jerussalem Post.

"Hal ini tidak terjadi pada semua orang, tergantung pada seberapa populer politisi itu, namun ini juga pernah menimpa orang lain," tambahnya.

Mantan menteri keuangan Olmert divonis lima tahun penjara untuk penggelapan, sedangkan mantan presiden Moshe Katzav disidang untuk upaya pemerkosaan.

Menteri luar negeri Israel saat ini, Avigdor Lieberman, sedang diselidiki untuk pencucian uang dan penyuapan.

"Sayangnya, di Israel, seperti di banyak negara lain, persidangan ini tidak hanya terjadi di dalam ruang sidang. Ada juga orang-orang yang memiliki kepentingan pribadi," ujar penasihat media Ehud Olmert.

"Secara politik, banyak orang yang menginginkan Olmert digusur dari kursinya. Penuntutan itu tidak akan membiarkan dirinya kalah setelah menyingkirkan seorang perdana menteri dari jabatannya dan itulah mengapa mereka akan melakukan apa pun yang mereka bisa untuk mendakwanya."

Aktivis perdamaian, Inna Michaeli, mengatakan bahwa publik Israel diajarkan apa yang harus dipikirkan oleh media Israel, layaknya sebuah pencucian otak.

"Dalam setiap masyarakat terdapat berbagai posisi sah untuk dipegang. Di sini, saat perang, tidak sependapat dengan pemerintahanmu, yang merupakan hak demokratis paling dasar, dianggap sebagai pengkhianatan," ujarnya.

Olmert adalah perdana menteri Israel pertama yang diadili.  Apa pun hasilnya dan bagaimana ia akan diingat dalam sejarah, ia telah menjadi perdana menteri yang paling diselidiki dalam sejarah Israel. (rin/rt) www.suaramedia.com

Computer

75.000 Virus Serang Ekstensen exe.
Angka 32% dimana komputer mengunakan antivirus...More »

Berita Gadget Terkini

AndrenoCam, Video Recorder Yang Bisa Jadi Alat Pengintai
Adapaun bandrol dari perangkat gadget ini hanya...More »

Otomotif Terbaru

Vertigo 5 Spirit, Sebuah Karya Seni Indah Dari Bumi Belgia
Namun Gillet belum mengumumkan berapa kecepatan...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon