UNRWA, yang mandatnya bertujuan untuk membantu dan melindungi para pengungsi Palestina, meminta persenjataan tiga tahun yang lalu, seorang juru bicara militer Israel mengatakan kepada kantor berita AFP. Agen tersebut mendapatkan senjata-senjata tersebut pada bulan Juni, namun membutuhkan lima bulan untuk Israel memberi kuasa pemindahan senjata-senjata tersebut, juru bicara tersebut mengatakan.
"Pekan lalu, penegakan pertahanan memberi kuasa kepada UNRWA untuk mengirimkan empat senjata ke dalam Gaza untuk perlindungan John Ging, ditambah lagi pistol untuk menambah keamanan," kata Mayor Guy Inbar, seorang juru bicara militer Israel.
Chris Gunness, seorang juru bicara untuk Agen PBB Bantuan dan Pengerjaan (UN Relief and Works Agency – UNRWA), mengatakan bahwa mereka "tidak memberi komentar tentang masalah keamanan."
Direktur UNRWA John Ging selamat dalam sebuah serangan pembunuhan pada Maret 2007, ketika pria bersenjata menembakkan peluru pada mobilnya yang dipersenjatai. Berminggu-minggu kemudian, Ging sedang berada di sebuah sekolah UNRWA ketika para pria bersenjata menyerang. Ging tidak terluka, namun seorang warga Palestina terbunuh dan tujuh lainnya terluka.
Inbar mengatakan bahwa msalah pengambilan senjata ke dalam Gaza, pertama kali telah ditingkatkan tiga tahun lalu, namun UNRWA hanya mendapatkan senjata tersebut lima bulan yang lalu.
"Nampaknya bahwa lima bulan untuk memberi kuasa impor persenjataan ke Jalur Gaza adalah hal yang masuk akal," ia mengatakan.
Israel secara ketat mengendalikan semua kecuali salah satu perbatasan yang mmembatasi ke dalam Gaza dan mempertahanan sebuah blokade laut dalam sebuah penawaran untuk mencegah masuknya bahan makanan dan obat-obatan.
Sebuah pernyataan pada website Ging mengatakan bahwa serangan pada tahun 2010 menargetkan lokasi pariwisata dan memasukkan ancaman kematian.
UNRWA, agen terbesar PBB dengan lebih dari 25.000 pegawai, didirikan di tengah-tengah akibat dari perang Arab-Israel 1948 untuk menyediakan bantuan bagi lebih dari 700.000 pengungsi Palestina yang ditumbangkan oleh konflik tersebut.
UNRWA memainkan sebuah peranan kunci dalam mendistribusikan bantuan di daerah pedalaman Palestina yang berada di bawah naungan Hamas, dan mengatakan bahwa pihaknya menyediakan bantuan makanan untuk 900.000 orang dari 1,5 juta populasi.
Sekarang, agen tersebut menyediakan pendidikan, kesehatan, bantuan dan layanan sosial untuk lebih dari 4,3 juta pengungsi Palestina terdaftar di Yordania, Libanon, Syiria, Tepi Barat dan Jalur Gaza. (ppt/mn/yh/f24) www.suaramedia.com














