Jumat, 25 Mei 2012

Headlines:

Israel Jadikan Sumber Air Libanon Tempat Sampah

E-mail Cetak PDF
AMMAN (SuaraMedia) – Sebuah komite Yordania baru-baru ini menemukan bukti bahwa Israel telah mencemari sumber air bersih Yordania dengan limbah dari Golan Heights (Ketinggian Golan).

"Israel memompa limbah air dari Golan Heights ke Kanal King Abdullah selama lima hari tanpa diketahui pemerintahan Yordania," kata kepala panel, Hashem Shboul dalam sebuah konferensi pers.

Komite juga melaporkan, pencemaran tersebut terjadi awal Maret lalu.

"Sampai saat ini pihak pemerintahan Yordania belum mengetahui secara jelas jenis limbah yang diedarkan Israel," kata Shboul, yang juga merupakan mantan Menteri Perairan, dalam sebuah laporan.

 

Tidak lama setelah berita ini diturunkan, Israel memberikan pengelakan, bahwa pencemaran air Yordania tersebut dikarenakan Yordania membuang limbah minyak dan air selokan mereka ke Sungai Yarmouk.

 

Sebagai kompensasinya, Israel meminta air sebanyak 50.000-60.000 kubik air selama musim panas mendatang.

"Meskipun tudingan Israel benar, permintaan tersebut tidak mungkin kami penuhi karena jumlah yang mereka minta jauh lebih besar daripada jumlah air yang tercemar," kata Sekretaris Umum Yordania, Musa Jamaani.

Menteri Perairan dan Irigasi Yordania memutuskan menghentikan aliran dari Kanal King Abdullah yang menyediakan air bersih bagi Amman setelah ditemukannya limbah "kiriman" Israel dalam sepertiga persediaan air.

Pencemaran air Yordania tersebut juga berarti bahwa Israel melanggar perjanjian kedua negara yang terbenuk sejak 1994.

"Sementara ini hasil lab menunjukkan adanya minyak dan sampah urea melebihi batas dalam persediaan air Yordania. Dan kami akan segera menyelidiki kasus ini hingga tuntas agar hal semacam ini tidak terjadi lagi," janji Jamaani.

"Pihak Israel juga telah mengirimi kami hasil lab air minum mereka, namun kami tidak secara penuh yakin terhadap ketepatan hasilnya karena kami belum melakukan tes di laboraturium Kementerian Kesehatan, yang nantinya akan menjadi bukti kuat kami," imbuhnya.

"Jika terbukti Israel melakukan penipuan dengan hasil lab mereka, kami akan menuntut balik kompensasi bagi kami. Dan waktu yang akan menjawab siapa yang benar."

Kejadian ini merupakan kedua kalinya yang terjadi. Pada 1998, Israel juga pernah mencemari sumber air Yordania di Danau Tiberia.

Akibat kejadian tersebut, jalur air dari Danau Tiberia mengalami penutupan selama tiga tahun, dan dibuka kembali setelah dinyatakan bebas dari limbah. (al/ptv/jt) Dikutip oleh SuaraMedia.com

Computer

75.000 Virus Serang Ekstensen exe.
Angka 32% dimana komputer mengunakan antivirus...More »

Berita Gadget Terkini

AndrenoCam, Video Recorder Yang Bisa Jadi Alat Pengintai
Adapaun bandrol dari perangkat gadget ini hanya...More »

Otomotif Terbaru

Vertigo 5 Spirit, Sebuah Karya Seni Indah Dari Bumi Belgia
Namun Gillet belum mengumumkan berapa kecepatan...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon