Jumat, 25 Mei 2012

Headlines:

Livni: Ratusan Ribu Warga Israel Meninggalkan Tanah Harapan

E-mail Cetak PDF
YERUSALEM (Berita SuaraMedia) – Pemimpin partai oposisi Israel, Partai Kadima, Tzipi Livni, pada hari Rabu menyatakan bahwa ratusan ribu warga Israel berusaha mencari cara untuk meninggalkan tanah harapan (Israel) yang disebabkan oleh apa yang disebut Livni dengan situasi politik yang suram dan kurangnya visi pemerintah saat ini.

Publik Israel telah kehilangan semua harapan bahwa situasi politik dalam negeri akan membaik, ujar Livni.

"Saya melihat rasa putus asa dalam diri banyak warga Israel. Ratusan ribu dari mereka memahami apa yang terjadi kemudian mulai mengurus pembuatan paspor asing,  mengirim anak-anaknya bersekolah ke luar negeri, dan bahkan membeli rumah di sana," ujar Livni di hadapan ratusan anggota Knesset Kadima dan aktivis partai dalam sebuah acara pertemuan di Tirat Hacarmel.

"Saya tahu banyak di antara kalian yang hadir di sini karena peduli, tidak hanya tentang Kadima sebagai sebuah partai, tapi juga negara Israel. Saya tahu kalian juga ikut merasakan apa yang dirasakan publik Israel, yaitu keputusasaan," ujarnya.

Ynet News melaporkan bahwa ratusan ribu warga Israel  mengajukan pembuatan paspor bagi dirinya dan keluarganya agar dapat pergi dari negara yang telah membuat mereka merasa putus asa.

Ia menambahkan bahwa pemerintah Israel yang baru kekurangan visi karena kabinetnya hanya fokus pada kepentingan masing-masing.

Livni mengatakan bahwa hanya pejabat dan anggota Knesset dari partai Kadima saja yang bekerja untuk masa depan yang lebih baik di negara tersebut. Ia memuji anggota-anggota  faksi tersebut atas kerja keras mereka di dalam Knesset.

"Setiap anggota dan aktivis Kadima harus bangga pada partai ini. Tidak ada faksi lain yang seperti ini di dalam Knesset," ujarnya.

"Baru empat bulan berlalu sejak pembentukan pemerintahan yang baru. Di tempat lain, ini biasanya menjadi periode penuh harapan, kemakmuran, dan visi. Sebaliknya, sejak hari pertama pemerintahan ini terbentuk, dengan lusinan menteri serta wakil menterinya, publik telah menyadari bahwa tujuan satu-satunya mereka adalahmencari ketahanan politik."

Ketua Kadima itu dengan tajam mengkritik Perdana Menteri Benjamin Netanyahu atas kurangnya visi yang dimiliki dan arah yang jelas untuk dijalani."

Namun pernyataan yang berbeda ditemui ketika koresponden radio dan televisi Israel yang sekaligus bertindak sebagai presenter acara "Its All Talk" di Radio Israel, Ayala Chason, menghubungi sejumlah kedutaan besar negara-negara asing untuk mengetahui apakah benar apa yang diklaim oleh Tzipi Livni, bahwa ratusan ribu warga Israel mengajukan pembuatan paspor asing.

Semua kedutaan besar yang dihubungi Chason mengatakan adanya perubahan dalam jumlah pendaftar dan bahwa jumlah pendaftar (ratusan orang tiap tahunnya) yang terus menerus meningkat, terutama ketika Iran mengeluarkan pernyataannya akan segera melakukan penyerangan nuklir ke negara zionis tersebut.

Menurut jajak pendapat yang dilakukan Pusat Studi Iran di universitas Tel Aviv, Sekitar 23 persen penduduk Israel merasa ketakutan dan akan lebih memilih untuk meninggalkan Israel jika benar Iran mendapatkan senjata nuklir.

Dalam hal senjata nuklir Iran, kaum wanita Israel lebih takut dibandingkan dengan pria. 83 persen responden wanita mengatakan bahwa mereka mengkhawatirkan skenario semacam itu, sementara kaum pria hanya 79 persen; 39 persen wanita mengatakan bahwa mereka akan mempertimbangkan untuk meninggalkan negara Yahudi tersebut jika benar Iran memperoleh senjata nuklir, sementara hanya 22 persen pria yang menyatakan akan melakukan tindakan serupa.

PM Israel, Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa Israel memiliki hak untuk "membela diri". Dia tidak menggambarkan "penderitaan" Yahudi sepanjang sejarah dan mengungkapkan komitmennya untuk melestarikan Israel dan negara Yahudi.

Netanyahu membicarakan mengenai pencegahan Iran dari kemampuan Iran untuk memproduksi senjata nuklir, berarti juga masih terbuka kemungkinan untuk mendayagunakan nuklir sebagai pembangkit listrik. Hal tersebut membuka celah kemungkinan berhasilnya pembicaraan antara AS dengan Teheran. (rin/imc/tz/imr/sm) Dikutip oleh www.suaramedia.com

Computer

75.000 Virus Serang Ekstensen exe.
Angka 32% dimana komputer mengunakan antivirus...More »

Berita Gadget Terkini

AndrenoCam, Video Recorder Yang Bisa Jadi Alat Pengintai
Adapaun bandrol dari perangkat gadget ini hanya...More »

Otomotif Terbaru

Vertigo 5 Spirit, Sebuah Karya Seni Indah Dari Bumi Belgia
Namun Gillet belum mengumumkan berapa kecepatan...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon