AMMAN (SuaraMedia News)- Ribuan warga Yordania berpartisipasi dalam unjuk rasa besar-besaran, yang diorganisir oleh Muslim Brotherhood (Ikhwanul Muslimin) Yordania, untuk mendukung Masjid Aqsa dan situs-situs suci lainnya.
Unjuk rasa itu digelar di perbatasan dengan Palestina di dekat makam sahabat Nabi Muhammad, Abu Obeida Amer Ben al-Jarrah.
Para peserta menyerukan pada negara-negara Arab dan Islam untuk bergerak cepat menyelamatkan Masjid Aqsa, memperingatkan bahwa kebisuan mendorong Israel untuk melaksanakan skemanya terhadap Masjid Aqsa dan memperluas pemukiman.
Dr. Hammam Said, pemimpin Muslim Brotherhood, menyerukan kepada kaum Muslim untuk mempertahankan Masjid Aqsa.
Ia menolak untuk kembali ke negosiasi dengan Israel karena negosiasi semacam itu hanya berfungsi menutupi kelanjutan Yahudisasi Yerusalem yang dilakukan Israel, dan menekankan bahwa bahasa kekerasan saja dapat memberikan hasil, mengembalikan hak-hak, dan melindungi tempat-tempat suci.



LONDON (SuaraMedia News) - Pada hari Jumat (12/03), para pemimpin Inggris dan Perancis sama-sama menuding Amerika Serikat telah melakukan proteksionisme. Tudingan tersebut dilontarkan sehubungan dengan sebuah kontrak untuk membuat armada pesawat tanker untuk Angkatan Udara AS.
WASHINGTON (SuaraMedia News) - Pada hari Sabtu (13/03) Amerika Serikat membantah bahwa pihaknya menyusun rencana untuk melibatkan diri dalam pertempuran di Somalia dan mengirimkan pasukan militer. AS mengklaim bahwa dukungan yang diberikan kepada pemerintah
WASHINGTON (SuaraMedia News) – Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton menegur keras Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, mengatakan bahwa rencana untuk memperluas pemukiman Yerusalem mengirimkan sinyal yang sangat negatif terhadap hubungan antara Israel dan AS.
TUNIS (SuaraMedia News) - Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengecam Iran pada hari saptu (13/02). Ia menyalahkan Iran sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kegagalan proses rekonsiliasi antara gerakan sekuler Fatah dengan gerakan Islam Hamas.