Jumat, 25 Mei 2012

Headlines:

Peka Zaman, Dalai Lama Turut "Berkicau" Di Dunia Maya

E-mail Cetak PDF

LOS ANGELES (Berita SuaraMedia)- Pemimpin spiritual Tibet Dalai Lama telah bergabung dengan layanan micro-blogging Twitter, menarik lebih dari 100.000 pengikutnya dalam dua minggu.

Twitter Dalai Lama diluncurkan setelah ia bertemu di Los Angeles bersama Evan Williams, salah satu pendiri Twitter.

"Bertemu Dalai Lama hari ini di LA. Meminta dia untuk memakai Twitter. Dia tertawa," kata Williams "tweeted" setelah pertemuan tersebut.

Akan tetapi, keesokan harinya, pemimpin spiritual Tibet itu telah memiliki akun dan menerima pesan "Selamat Datang @ DalaiLama" dari juru bicara baru Twitter, Sean Garrett.

Akun Dalai Lama telah mengirim beberapa pesan sejauh ini walaupun itu bukan mutiara kebijaksanaan dari Sang Pemimpin Suci tetapi link ke artikel dan foto-foto kegiatannya selama perjalanan dunia. Ia telah menjauh dari membuat pernyataan politik yang kuat dan belum mengikuti pengguna lain Twitter.

 

Setelah muncul di acara Larry King di Los Angeles, ia menuliskan tweet: "Dalai Lama mengatakan mencintai China Meskipun ada "Penekanan"

Pembentukan akun Twitter oleh Dalai Lama datang setahun setelah ditangguhkannya akun Twitter yang didirikan oleh seorang penipu yang emngatasnamakan dirinya.

Feed itu menarik hampir 20.000 pengikut dalam waktu 48 jam setelah peluncuran di bawah nama pemimpin spiritual Tibet itu.

Akun itu mengklaim diadministrasi oleh "Office of His Holiness Dalai Lama", dan mengarahkan sebagian besar pertanyaan dari Twitterers lainnya ke website resmi biarawan yang diasingkan itu.

Menjelaskan keputusan pria 73-tahun itu untuk bergabung dengan situs Microblogging tersebut, katanya: "Yang Suci pikir itu adalah bijaksana untuk membuat kantornya terbuka dan dapat diakses oleh mereka yang lebih muda dan menguasai teknologi maju."

Tweet lain berbunyi: "Saya yakin HH akan sama ingin tahu tentang teknologi karena ia telah mengalami 14 reinkarnasi."

Pihak Twitter mengambil langkah langka menangguhkan akun setelah muncul bahwa orang yang di balik itu tidak ada hubungannya ke pemenang Hadiah Nobel Perdamaian itu.

"Cerita itu ditangguhkan karena melanggar Persyaratan Penggunaan kami tentang peniruan," pendiri "situs kericau" Biz Stone berkata.

Feed tersebut sekarang hidup lagi, dengan peringatan yang isinya tidak berafiliasi dengan Dalai Lama yang sesungguhnya.

Popularitas yang menjulang situs web blogging bentuk pendek itu telah meningkatkan lalu lintas hingga 974 persen tahun lalu, telah menyebabkan kebingungan kisah tentang hacking, pencurian identitas dan kebocoran keamanan.

Bulan lalu, seorang penipu memperoleh akses ke rekening beberapa Twitterers profil tinggi termasuk Barack Obama dan Britney Spears, memuat posting yang cabul dan menyinggung di bawah nama mereka, dan  Pete Hoekstra, Anggota Kongres Amerika Serikat dikecam karena tweeting sementara melakukan perjalanan rahasia ke Irak.

Dalai Lama, yang telah menghabiskan lima dekade terakhir berkampanye untuk kemerdekaan Tibet. Dia bukan pemimpin agama pertama yang dipalsukan di Twitter; user baru bernama Tuhan memiliki hampir 6.000 pengikut.

Setelah kejadian dengan akun Dalai Lama palsu dan peniru lainnya, Twitter memulai sistem "verifikasi akun" untuk figur publik. Akun Dalai Lama yang baru adalah "rekening diverifikasi".

Bulan lalu, Pemerintahan Obama mengatakan bahwa sang presiden akan tetap bertemu dengan pemimpin spiritual tersebut meski tidak terbuka untuk umum. Hal tersebut dilakukan setelah berkali-kali mendapatkan peringatan dari China yang mengecam pertemuan Obama – Dalai Lama.

Lodi Gyari mengatakan pada Selasa (17/02) bahwa setiap pertemuan Gedung Putih akan memajukan masalah Tibet  dan komitmen AS yang lebih luas pada hak asasi manusia.

Gyari juga mengatakan ia berharap pertemuan antara kedua pemegang Nobel Perdamaian akan membantu membalikkan keputusan yang "disayangkan" karena Obama tidak bertemu dengan Dalai Lama ketika biksu itu datang ke Washington pada bulan Oktober tahun lalu.

Gyari mengatakan reaksi marah China terhadap pertemuan itu adalah gejala dari kesombongan dan Chauvinisme China yang cukup mengkhawatirkan.

Pertemuan Obama - Dalai Lama dapat memperumit upaya AS untuk memenangkan bantuan China dalam krisis global.

Presiden Obama memang berniat untuk terus maju dengan rencana untuk bertemu dengan Dalai Lama meskipun ada peringatan dari China, menurut juru bicara Gedung Putih mengatakan.

Obama mengatakan kepada para pemimpin China di Beijing tahun lalu bahwa ia akan bertemu dengan pemimpin spiritual Tibet, juru bicara Gedung Putih, Bill Burton berkata. (iw/tg/sm) www.suaramedia.com

Computer

75.000 Virus Serang Ekstensen exe.
Angka 32% dimana komputer mengunakan antivirus...More »

Berita Gadget Terkini

AndrenoCam, Video Recorder Yang Bisa Jadi Alat Pengintai
Adapaun bandrol dari perangkat gadget ini hanya...More »

Otomotif Terbaru

Vertigo 5 Spirit, Sebuah Karya Seni Indah Dari Bumi Belgia
Namun Gillet belum mengumumkan berapa kecepatan...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon