Jumat, 25 Mei 2012

Headlines:

China Akan Hukum Para Hacker Yang Menyerang Google

E-mail Cetak PDF

BEIJING (Berita SuaraMedia) - Pemerintah China berjanji akan menghukum hacker yang menyerang Google beberapa waktu lalu jika memang ada bukti yang bisa membuktikan itu.

Google telah mengirimkan ancaman akan menarik diri dari negara tersebut, jika China tidak menghentikan aksi mensensor hasil pencarian di mesin pencarian mereka, selain itu Google juga menuding kalau aksi pembobolan yang terjadi pada layanan email mereka dilakukan oleh peretas dari negeri Komunis tersebut.

Kendati China berjanji akan menghukum hacker, Google belum pernah mengajukan laporan kepada Menteri Perindustrian dan Teknologi Informasi Miao Wei atas serangan cyber atau mencari negosiasi.

"Jika Google telah memiliki bukti bahwa serangan berasal dari China, pemerintah Cina akan menyambut mereka untuk menyediakan informasi dan akan menghukum para pelaku sesuai dengan hukum," kata Miao, seperti yang dilansir Reuters, Minggu (7/3/2010).

"Kami tidak pernah mendukung serangan-serangan hacking, karena China juga menjadi korban serangan hacking," tambahnya.

Ditambahkan olehnya, Jika perusahaan memilih untuk menarik diri dari pasar China, itu harus melalui prosedur tertentu sesuai dengan undang-undang dan peraturan yang berlaku, dan menangani masalah pelanggan yang mungkin timbul.

Hingga kini, seorang juru bicara Google tidak segera tersedia untuk komentar.

Namun bukan hanya para hacker saja yang menggunakan internet sebagai senjata atau fasilitas untuk meraih tujuan tertentu yang terkesan negatif dan merugikan pihak-pihak lain, kini serangan Cyber oleh para teroris juga makin marak di internet, Kepala Federal Bureau of Investigation (FBI) terus memperingatkan akan serangan cyber oleh para teroris terus mengancam. Serangan tersebut tidak hanya menggerogoti data namun juga keamanan di Amerika Serikat (AS).

"Mereka (para teroris) menyerang di depan pintu kita, ketika mereka melakukannya hanya di dalam rumah," kata Kepala FBI Robert Mueller meng-analogikannya, seperti yang dilansir AFP.

"Kita harus melakukan kerjasama secara bersama-sama agar dapat menemukan orang-orang tersebut yang mengambil data dan menghentika semua semua kekacauan yang mereka perbuat," tambahnya.

Mueller adalah orang pejabat tinggi federal ketiga yang dalam beberapa hari mendesak industri swasta untuk bergabung dengan pemerintah AS dalam memerangi mata-mata, teroris dan penjahat yang menjangkiti Internet. Dia khawatir sebuah serangan cyber bisa memiliki dampak yang sama sebagai sebuah bom yang ditempatkan dengan baik.

Bahkan Mueller juga menuding kalau dalam 10 tahun terakhir, Al-Qaeda dan keberadaannya di dunia daring telah menjadi sama kuat sebagai kehadiran dalam dunia nyata. Melalui internet Al-Qaeda menggunakannya untuk merekrut anggota dan menghasut kekerasan dengan sebuah postingan serta membentuk jaringan sosial untuk calon teroris.

"Ancaman terorisme melalui cyber adalah nyata dan berkembang pesat. Teroris telah menunjukkan minat yang jelas dan menggabungkan keahlian hacking serangan nyata dengan serangan cyber," tandasnya. (ok2) www.suaramedia.com

Computer

75.000 Virus Serang Ekstensen exe.
Angka 32% dimana komputer mengunakan antivirus...More »

Berita Gadget Terkini

AndrenoCam, Video Recorder Yang Bisa Jadi Alat Pengintai
Adapaun bandrol dari perangkat gadget ini hanya...More »

Otomotif Terbaru

Vertigo 5 Spirit, Sebuah Karya Seni Indah Dari Bumi Belgia
Namun Gillet belum mengumumkan berapa kecepatan...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon