Kementerian Dalam Negeri Georgia menyatakan wanita pensiunan itu awalnya menggali tanah untuk mencari besi atau benda yang bisa dijual. Nah, penggalian itu berujung pada kabel fiber optik yang mengalirkan koneksi internet di Georgia dan Armenia.
Tidak paham apa kegunaannya, sang nenek ini memotong dan merusak kabel tersebut. Maka putuslah koneksi internet di sebagian wilayah dua negara. Ribuan pengguna internet tak dapat mengakses internet selama beberapa jam.
"Ia menemukan kabel itu saat sedang mengumpulkan logam dan malah memotongnya dengan tujuan untuk mencuri," ucap Zura Gvenetadze, juru bicara Kementerian Dalam Negeri Georgia, diberitakan AFP.
Nenek yang dijuluki ‘hacker (peretas) sekop’ itu sedang diselidiki karena merusak properti tersebut.
Nenek usil itu kini telah ditangkap dan terancam hukuman sampai 3 tahun penjara dengan dakwaan merusak properti.
Sejatinya, peristiwa semacam ini pernah terjadi pada tahun 2009 di mana kabel fiber optik juga dirusak seseorang.
Namun kali ini, skalanya lebih besar. Perusahaan pemilik kabel, Georgian Railway Telecom, menyatakan bahwa kerusakan membuat 90% user internet biasa dan korporat di Armenia kehilangan akses selama 12 jam. Demikian juga penyedia layanan internet di Georgia jadi terganggu.
"Saya tak mengerti bagaimana nenek ini bisa menemukan dan merusak kabel. Kabel itu terlindungi dan insiden semacam ini sangatlah langka," ucap Giorgio Ionatamishvili dari Georgian Railway Telecom. (ar/dt/inl) www.suaramedia.com
- Facebook Siapkan Menu Penghapus Akun Yang Lebih Mudah
- Berantas Al Qaeda, YouTube Tambah 'Pasukan'
- Windows 7 Bermasalah, Microsoft Naik 80%
- Safari Ditekan 'Anak Kemarin Sore'
- Berita AP Tak Lagi 'Mejeng' Di Google
- Facebook Luncurkan 'Wadah' Khusus Untuk Para Jurnalis
- Gabung Facebook, Messi Jaring Tujuh Juta Fans Dalam Tujuh Jam
- Permak Konten YouTube, Google Kucurkan Dana Ratusan Dollar
- Ini Dia Situs Yang Menyiarkan Langsung Pernikahan William-Kate
- Inilah Lima Pembobolan Privasi Digital Terburuk Sepanjang Masa














