ESPOO (Berita SuaraMedia) - Mulai hari ini, Kamis (4/2/2010), Symbian yang banyak digunakan di perangkat smartphone memulai debutnya sebagai platform open source. Symbian Foundation secara resmi merilis paket open source untuk paket Kernel & Hardware Services platform Symbian yang bebas diunduh di situsnya.
"Paket Kernel & Hardware Services merupakan pondasinya sementara keseluruhan bagian platform tengah dikembangkan," demikian pengantar dalam halaman Wiki untuk developer Symbian. Dengan dirilisnya paket open source Symbian artinya secara resmi mulai hari ini Symbian bebas digunakan dan dimodifikasi tanpa dipungut bayaran.
Symbian sebenarnya masih menjadi platform yang dominan di pasar ponsel dunia dan digunakan banyak vendor smartphone. Namun, menghadapi tantangan besar dengan masuknya pesaing besar seperti RIM, Apple, dan Google. Tahun lalu, Nokia mengambil alih seluruh saham Symbian dan memutuskan untuk menjadikannya sebagai platform open source agar mempermudah dukungan konten dari para pengembang.
Namun, dalam masa transisi, Symbian Foundation baru menyediakan sebagian besar bagian platform open source dengan lisensi bebas royalti hanya untuk anggotanya dengan lisensi yang disebutnya Symbian Foundation License (SFL). Source code yang dibuka kepada publik dengan lisensi EPL (Eclipse Public License) dimulai dengan kernelnya dan dijadwalkan akan dibuka seluruhnya pada pertengahan 2010.
Sebelumnya, Apa jadinya jika ponsel milik Nokia dibobol, kemudian dimodifikasi sedemikian rupa dan diganti dengan sistem operasi yang diinginkannya? Bisa saja.
Baru-baru ini seorang hacker mengaku telah menyelesaikan 'proyek' terbarunya, dengan membobol salah satu seri ponsel Nokia, yaitu N900. Alhasil, N900 yang seharusnya menggunakan sistem operasi Maemo, kini malah berjalan dengan Mac OS X.
Dilansir PC Advisor, hacker bernama Toni Nikkanen menjadi orang yang pertama sukses menjalankan Mac OS X seri OS X 10.3 atau yang dikenal dengan sebutan Panther itu di N900, OS X 10.3 ini sendiri dirilis Apple pertama kali pada tahun 2003.
Seperti diketahui, Nokia menandai fase baru dalam evolusi peranti lunak. Maemo, peranti lunak berbasis Linux yang ditanamkan pada Nokia N900 diklaim menjanjikan performa handset akan lebih unggul.
Dengan Maemo 5 di dalam tubuhnya, pengguna Nokia N900 bisa memiliki lusinan jendela aplikasi yang dibuka dan dijalankan secara bersamaan.
Nokia menjabarkan bahwa Nokia N900 dilengkapi dengan prosesor ARM Cortex-A8, aplikasi memori hingga 1GB dan akselerasi grafis OpenGL ES 2.0. Beragam perlengkapan ini menghasilkan sebuah ponsel layaknya komputer yang multitasking.
Sementara itu, Pulihnya ekonomi global membuat beberapa industri seperti alat komunikasi nirkabel perlahan mulai kembali mengalami surplus pada kas keuangan mereka. Tak terkecuali pemimpin ponsel dunia, Nokia.
Bahkan keuntungan yang mulai membaik, membuat vendor asal Finlandia itu bisa saja memangkas harga ponsel cerdasnya, demi bersaing dari kompetitornya Samsung dan Sony Ericsson yang berkuasa di pasar menengah.
Hal tersebut bahkan sudah ditegaskan Nokia, kalau paling lambat Januari ini mereka akan melakukan pemangkasan harga hingga 10 persen. Dampak penurunan itu sudah dirasakan mulai sekarang, contohnya di seri Nokia 5230 yang sebelumnya berharga 170 Euro, kini menjadi 150 Euro.
"Penurunan ini membuat Nokia mampu menekan agar ponsel Symbian yang murah, sebagai cara mereka untuk menguasai pasar bawah," terang pengamat CSS Insight Ben Wood, seperti yang dilansir Reuters.
Hasil laporan penjualan ponsel cerdas juga menunjukkan kalau langkah Nokia tepat. Pasalnya, penjualan ponsel cerdas dunia selama kuartal keempat 2009 naik 30 persen. Sedangkan Nokia sendiri, penjualan ponsel cerdasnya juga naik 26 persen.
Kendati demikian, Nokia mendapat ancaman kuat dari Sony Ericsson, yang telanjur dikenal sebagai ponsel kamera dan musik yang murah meriah. Dari berbagai sumber: www.suaramedia.com












