"Kami tengah melakukan modernisasi jaringan sehingga BTS bisa siap menjalankan LTE. Penyedia jaringan yang digandeng adalah Ericsson dan Huawei," ucap Direktur Network XL Dian Siswarini di sela RUPSLB XL, di Ritz Carlton, Jakarta.
Upaya memodernisasi jaringan yang dilakukan XL tak lain demi memperkuat infrastruktur layanan data yang mulai tumbuh signifikan beberapa tahun belakangan.
Presiden Direktur XL Hasnul Suhaimi bahkan mengatakan, dari alokasi belanja modal Rp 5 triliun tahun ini, 30% di antaranya akan digunakan untuk pengembangan jaringan data 3G.
Perseroan juga membidik pendapatan Rp 19,19 triliun, atau tumbuh 10% dari tahun 2010.
"Kami menginginkan jasa data ini kontribusinya naik dari 9% pada tahun lalu menjadi 10% hingga 11% bagi total pendapatan," katanya.
Dian menambahkan, pada tahun ini rencananya akan dibangun sekitar 2.500-3.000 BTS, Penambahan ini meningkat dari tahun sebelumnya, 2.800 BTS.
"Namun komposisi BTS 3G akan kita perbesar dari sebelumnya. Kita rencanakan 45% dari penambahan adalah 3G," tambahnya.
Pendapatan EXCL sepanjang tahun lalu Rp 17,458 triliun, naik dari sebelumnya hanya sebanyak Rp 13,706 triliun. Dan tahun ini, perseroan membidik pertumbuhan 9-10%. Pertumbuhan juga berlaku untuk jumlah pelanggan yang hingga Desember 2010 menyentuh angka 40,4 juta.
"Pendapatan tahun ini bisa melebihi dari industri yang 8-9%, bisa diatas 10%. Jumlah pelanggan juga sama 9-10%," tegas Direktur Utama XL Hasnul Suhaimi. (ar/dt2) www.suaramedia.com
- Kirim SMS dan Email Spam Diganjar Denda Miliaran Rupiah
- Dunia Perbankan Indonesia Masih Belum Siap Dengan Teknologi NFC?
- Tahun Ini, Pasar GSM di Indonesia Tumbuh Hingga 12%
- Telepon Putus, BTel Ganti Rugi Pulsa Pelanggan
- Diam-Diam, Indosat Bergerilya Tingkatkan Trafik Layanan Data














