Gembar-gembor kehadiran iPhone 4 sudah dicetuskan XL melalui situs resmi mereka sejak Maret lalu. Kala itu XL dengan tegas menjanjikan pasokan awal sekira 25 ribu unit iPhone 4.
Peluncuran iPhone 4 milik XL ini dihelat di Blitz Megaplex Grand Indonesia, di mana XL juga membuka booth untuk melayani pecinta gadget yang sudah tidak sabar untuk membeli ponsel ikonik Apple tersebut.
"iPhone merupakan salah satu senjata kami untuk meningkatkan revenue data," kata Joy Wahyudi, Direktur Commerce XL di sela jumpa pers iPhone 4 di Grand Indonesia, Jakarta.
Layanan data diakui sebagai peluang bisnis baru untuk mengakali kejenuhan pasar seluler konvensional, seperti voice dan SMS, yang pertumbuhannya mulai stagnan--meski masih tinggi.
Itu sebabnya, iPhone yang terbilang rakus bandwidth data jadi pilihan bundling XL selain BlackBerry dari Research in Motion, dan ponsel-ponsel lainnya seperti ponsel merek lokal pabrikan China.
"Kami harap, layanan data bisa memberikan kontribusi dari 7% menjadi 9%-10%. Target menaikkan 2%-3% tidaklah mudah. Itu sebabnya diperlukan gadget yang sedang hype seperti iPhone 4 untuk merangsang pasar," jelas Joy.
"Kami ingin memberikan penawaran yang paling menarik untuk pelanggan. Sebenarnya harga iPhone di semua negara kan sama, tapi kami mengatur paket bundling yang menarik sehingga iPhone ini seolah lebih terjangkau," tambahnya
Joy mengklaim bahwa XL sudah menerima pre-order sekira 5.000 unit dan sudah terjual sekira 3.000 unit. Ditambahkan juga bahwa seluruh pasokam awal 25 ribu unit iPhone 4 yang disiapkan telah dilepas kepada distributor di seluruh Indonesia.
Ditanya soal target penjualan, Joy berharap iPhone 4 bisa mengikuti kesuksesan penjualan BlackBerry. "Harapan saya, setidaknya kami bisa mencapai 50 persen dari penjualan BlackBerry pada 2009 lalu (250 ribu unit). Tapi, mungkin untuk permulaan, 100 ribu unit adalah target yang cukup realistis," pungkasnya. (ar/dt/ok) www.suaramedia.com
- Geliat Kebangkitan Wireline di Era Kejayaan Broadband
- Penetrasi Broadband Indonesia Paling Rendah se Asia Tenggara













