Dalam sejumlah komentar yang dikeluarkan kepada koran mingguan Bild am Sonntag, Jean-Claude Trichet menambahkan bahwa pemulihan dari krisis finansial memerlukan upaya bersama untuk mengatasi ketiadaan lapangan kerja.
“Bank harus memainkan peran pentingnya dalam suplai kredit untuk perekonomian, menangani konsekuensi krisis terhadap pasar tenaga kerja dan keuangan publik yang menjadi sebuah tantangan tambahan.”
“Defisit anggaran di area euro harus dikurangi paling lambat pada tahun 2011 – dan secepat-cepatnya pada tahun 2010 untuk beberapa negara – dengan tujuan untuk memelihara rasa percaya diri dalam keuangan publik,” ujarnya.
Langkah tersebut diikuti Menteri Keuangan Jerman, Wolfgang Schaeuble yang meski tidak yakin bagaimana memulihkan keuangan negara, namun ia bersumpah akan mulai memotong defisit negaranya pada tahun 2011.
“Kita harus mengurangi defisit anggaran mulai tahun 2011,” ujar Schaeuble bersikukuh setelah pemerintah mempresentasikan draft anggaran tahun 2010 yang memprediksi catatan hutang.
“Bagaimana tepatnya itu akan terjadi, saya belum dapat mengatakannya,” sang menteri mengakui, sembari memperingatkan bahwa prosesnya akan sangat sulit dan setiap langkah harus dipertimbangkan dengan hati-hati.
Di saat yang sama, ia memperingatkan Yunani bahwa masalah keuangan mereka adalah persoalan serius yang mengkhawatirkan. Ia juga mengatakan bahwa Athena harus bekerja keras untuk mengurangi prediksi defisit publik untuk mencapai 12.7% produk domestik kotor tahun ini.
Di Jerman sendiri, pemerintah terpaksa harus meminjam tambahan 85.8 miliar euro (125 miliar dolar) tahun depan untuk menutup lubang dalam anggaran.
Tambahan 14 miliar euro lainnya akan digunakan untuk item-item khusus seperti menopang sektor perbankan, membuat total hutang neto yang baru sebesar 100 miliar euro.
Hutang Kotor, yang tidak mencakup pendapatan dari hutang mereka kepada Jerman, akan naik hingga lebih dari 350 miliar euro saat perekonomian terbesar di Eropa ini berjuang mengeluarkan diri dari resesi pasca perangnya yang paling buruk.
Anggaran sebesar 325.4 miliar euro lebih akan difokuskan pada kesejahteraan sosial, termasuk uang pensiun dan subsidi pengangguran, serta pembayaran yang terkait hutang tumbuh.
Pemerintah Jerman telah memutuskan untuk pertama menangani masalah yang berasal dari krisis ekonomi global, bersama dengan potongan pajak, meskipun itu berarti membiarkan defisit dan hutang publik meningkat.
Defisit publik Jerman akan mencapai angka sekitar 3% GDP tahun ini, batasan untuk negara-negara di Eropa di bawah perjanjian Pertumbuhan dan Stabilitas Uni Eropa.
Schaeuble memperkirakan angka itu akan mencapai 6% di tahun 2010, namun mneambahkan bahwa pemerintah akan menerapkan batasan 3% lagi di tahun 2013.
“Jerman adalah salah satu, jika bukan satu-satunya, pilar paling penting dari stabilitas ekonomi zona euro,” tekan Schaeuble, dan sebuah hukum yang mengharuskan tiap pemerintah untuk banyak mengurangi defisitnya pada tahun 2016.
Menteri keuangan juga mengatakan bahwa ia telah mendesak pimpinan Yunani, Georges Papaconstantinou untuk menangani defisit yang semakin naik yang telah menimbulkan kekhawatiran di antar 16 negara-negara zona euro.
“Yunani membuat kami sangat khawatir,” ujar Schaeuble. (rin/yh/afp) www.suaramedia.com











