Jumat, 25 Mei 2012

Headlines:

Tsar Gedung Putih Kritik Bonus "Berlebihan" Eksekutif AIG

E-mail Cetak PDF

WASHINGTON (Berita SuaraMedia) – Para eksekutif di divisi produk keuangan AIG akan menjadi 100 juta dolar semakin kaya, sementara Tsar pembayaran Gedung Putih menyebut bonus putaran terakhir AIG itu berlebihan.

Komentar dari Kenneth Feinberg, Master Khusus Dana Kompensasi Korban 11 September Pemerintah AS, datang saat sejumlah laporan menyebutkan bahwa raksasa asuransi itu pada hari Selasa minggu depan akan memberikan 100 juta dolar kepada divisi produk keuangannya.

Ia mengatakan bahwa bonus itu merupakan hasil dari kontrak-kontrak lama, namun mulai bulan Maret bonus itu akan menjadi masa lalu. Para eksekutif perusahaan itu telah berjanji untuk mengembalikan 39 juta dolar bonus awal mereka, dari total 45 juta dolar.

Feinberg bersikukuh bahwa para karyawan AIG telah membayar kembali 6.7 juta dolar dari 7 juta dolar bonus mereka sebelumnya.

Senator senior Republik, Charles Grassley, mengatakan bahwa pemerintahan AS telah diakali dan "AIG memiliki para pembayar pajak yang berdaya."

Feinberg mengawasi kesepakatan pembayaran para pimpinan senior bank dan kelompok keuangan yang telah menerima bantuan keuangan dari pemerintah di bawah Program Bantuan Aset Bermasalah (Tarp).

Raksasa asuransi AIG terkena pukulan krisis Wall Street tahun 2008 dan masih belum mengembalikan dana talang dari pemerintah sebesar 180 miliar dolar yang diberikan untuk menyelamatkan perusahaan itu dari bencana keuangan. Feinberg mengatakan bahwa semua kontrak, yang mengharuskan perusahaan itu membayar semua bonus, berakhir di bulan Maret.

Menteri Keuangan Tim Geithner mengatakan pada hari Rabu bahwa DPR dapat menghitung bonus-bonus keterlaluan itu melalui sebuah biaya bank baru dalam anggaran yang diajukan oleh Presiden Obama.

Geithner meminta Komite Sarana dan Prasarana DPR untuk mendukung biaya itu sebagai salah satu cara untuk mendapatkan kembali uang tersebut.Biaya yang akan dinilai pada liabilitas tertentu dari perusahaan-perusahaan terbesar di sektor keuangan itu akan mengumpulkan sekitar 90 miliar dolar dalam dekade mendatang.

Sejumlah laporan terbaru menyebutkan bahwa American International Group akan membayar sekitar 100 juta dolar dalam putaran bonus terbaru bagi karyawannya di divisi produk keuangan, unit yang taruhan berisikonya membantu menenggelamkan perusahaan hingga membutuhkan dana talangan dari pemerintah sebesar ratusan miliar dolar.

AIG sepakat untuk memotong bonus retensi sebesar 20 juta dolar namun akan tetap memberikan 100 juta dolar pada hari Rabu, The New York Times melaporkan.

The Washington Post juga melaporkan bahwa pembayaran retensi adalah bagi para karyawan divisi tersebut yang bersedia untuk menerima 10% hingga 20% lebih kecil dari yang dijanjikan AIG dua tahun lalu. Sebagai balasannya, mereka akan mendapatkan uang itu sebulan lebih cepat dari jadwal.

AIG masih harus membayar puluhan juta dolar lainnya pada bulan Maret, kebanyakan pada mantan karyawan yang tidak sepakat dengan konsesi itu.

Ketika krisis kredit menerpa di tahun 2008, pemerintah AS menyelamatkan AIG dari jurang kebangkrutan dengan ganti 80% saham penjamin. (rin/bbc) http://www.suaramedia.com

Computer

75.000 Virus Serang Ekstensen exe.
Angka 32% dimana komputer mengunakan antivirus...More »

Berita Gadget Terkini

AndrenoCam, Video Recorder Yang Bisa Jadi Alat Pengintai
Adapaun bandrol dari perangkat gadget ini hanya...More »

Otomotif Terbaru

Vertigo 5 Spirit, Sebuah Karya Seni Indah Dari Bumi Belgia
Namun Gillet belum mengumumkan berapa kecepatan...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon