Jumat, 25 Mei 2012

Headlines:

PayPal Tunda Pembayaran Di India, Ribuan Bisnis Online Macet

E-mail Cetak PDF

NEW DELHI (Berita SuaraMedia) – Pengguna jasa pengiriman uang online, PayPal, di India harus menunggu lama setelah perusahaan itu tiba-tiba menangguhkan pembayaran personal karena masalah peraturan.

Langkah yang diambil bulan lalu itu menyusul sejumlah pertanyaan dari Reserve Bank of India (RBI) mengenai apakah PayPal telah mematuhi hukum pengiriman uang lintas perbatasan.

Baik PayPal, yang berbasis di AS, maupun RBI tidak dapat mengatakan kapan persoalan itu akan selesai.

Masalah tersebut membuat banyak pengguna PayPal di India merasa frustrasi.

PayPal mengatakan dalam blognya bahwa jasa pembayaran personalnya untuk India akan ditangguhkan setidaknya selama beberapa bulan.

Meskipun masalah utamanya adalah dengan transaksi personal namun setiap jenis transaksi yang muncul dengan India dibalik lebih cepat yang membuat banyak pengguna India merasa khawatir dan dilematis.

Akibat pembalikan pembayaran itu, ribuan bisnis online India mengalami keseimbangan negatif dalam rekening PayPal mereka. Banyak orang yang kebingungan karena hanya bergantung pada pendapatan online mereka.

Perusahaan itu tidak dapat memberikan angka pasti besarnya bisnis mereka di India, yang diyakini relatif kecil. Namun, juru bicara PayPal Anuj Nayar mengatakan kepada BBC bahwa India adalah pasar dengan pertumbuhan yang cepat.

Persoalannya terletak pada Undang-undang Sistem Penyelesaian dan Pembayaran, yang diberlakukan di India pada bulan Agustus 2008.

RBI mengatakan bahwa di bawah undang-undang ini, skema pengiriman uang apa pun harus diresmikan oleh otoritas India, yang mana PayPal tidak.

RBI tidak memberikan detail diskusinya dengan PayPal, namun mengatakan telah mengirim sejumlah pertanyaan untuk ditanggapi oleh perusahaan itu. Sumber di kepemerintahan India mengatakan bahwa mereka yakin PayPal mengerti implikasi dari perubahan undang-undang itu terhadap bisnisnya.

Penghalangnya adalah apakah pembayaran personal PayPal – kebalikan dari transaksi komersial – sama dengan remitansi tunai. PayPal mengatakan bahwa mereka hanya beroperasi secara online dan terserah pada pengguna untuk memperoleh uangnya dari rekening PayPal atau rekening bank untuk mencairkannya.

Beberapa pengguna PayPal India adalah usaha-usaha kecil yang bagi mereka sistem ini merupakan cara cepat dan efektif untuk mengirim dana.

Komentar-komentar marah di situs-situs jaringan sosial mengeluhkan tentang uang yang hilang karena biaya transaksi, dan tentang ketidakmampuan mengirim dana ke bank-bank lokal ketika layanan PayPal ditangguhkan.

PayPal telah berjanji untuk menyelesaikan persoalan ini dan beberapa pengguna PayPal tampaknya menyalahkan birokrasi India. "Saya heran kenapa regulator India senang memblokir sesuatu," bunyi salah satu komentar dari pengguna Twitter.

PayPal mengatakan bahwa para pengguna akan dapat menarik dananya ke sebuah bank lokal dalam waktu beberapa hari ke depan. Sementara itu, mereka akan menaruh uangnya ke rekening PayPal dari para pengguna di India yang telah melakukan penarikan baru-baru ini, sehingga mereka tahu bahwa uangnya aman berada di rekening mereka. (rin/bbc/gs) www.suaramedia.com

Computer

75.000 Virus Serang Ekstensen exe.
Angka 32% dimana komputer mengunakan antivirus...More »

Berita Gadget Terkini

AndrenoCam, Video Recorder Yang Bisa Jadi Alat Pengintai
Adapaun bandrol dari perangkat gadget ini hanya...More »

Otomotif Terbaru

Vertigo 5 Spirit, Sebuah Karya Seni Indah Dari Bumi Belgia
Namun Gillet belum mengumumkan berapa kecepatan...More »

Follow Us

Follow Us Digg Twitter Facebook StumbleUpon