Dalam sebuah laporan tahunan ke legislatif China, Wen mengumumkan target pertumbuhan 8% dalam tahun penting untuk pemulihan. Ia mengatakan bahwa belanja stimulus dan kredit mudah akan dilanjutkan karena basis baru pertumbuhan global masih lemah.
Beijing akan menjaga mata uangnya tetap stabil, ujar Wen tanpa memberikan tanda apakah hal itu akan mengurangi kontrol tingkat nilai tukar yang menurut Washington dan rekan dagang lainnya membuat yuan China rendah nilainya dan membengkakkan surplus perdagangannya.
Wen mengatakan bahwa pemerintah akan mengambil langkah-langkah untuk mengendalikan inflasi dan masalah-masalah lainnya yang dipicu oleh stimulus sebesar empat trilyun yuan (586 milyar dolar AS) dan luapan pinjaman bank yang membantu China pulih dengan cepat dari resesi global.
"Ini adalah tahun yang penting untuk terus menangani krisis keuangan global, mempertahankan pembangunan ekonomi yang cepat dan mantap serta mempercepat perubahan pola pembangunan ekonomi," ujar sang perdana menteri dalam sebuah pidato di Great Hall of the People Beijing.
Hambatan apa pun dalam pemulihan China dapat berakibat secara global jika hal itu mengikis permintaan negara tersebut untuk peralatan pabrik dari AS dan Eropa atau impor bijih besi dan material mentah lainnya dari Australia, Brazil, dan negara-negara lain.
Pemerintah telah mengumumkan target pertumbuhan 8% tiap tahun dalam beberapa tahun terakhir dan biasanya dapat melampaui. Pertumbuhan tahun lalu mencapai 8.7%.
Pemerintah berharap dapat menciptakan sembilan juta lapangan kerja sembari menjaga agar tingkat inflasi tahun ini tetap tiga persen. Wen mengatakan bahwa keseluruhan pengeluaran pemerintah lokal dan nasional diperkirakan sebesar 8.5 trilyun yuan (1.2 trilyun dolar), dengan defisit satu trilyun yuan (145 milyar dolar).
Wen menjanjikan lebih banyak langkah-langkah untuk mendorong belanja konsumen domestik dan penciptaan industri teknologi tinggi untuk mengurangi ketergantungan pada ekspor dan investasi untuk mendorong pertumbuhan. Ia mengatakan bahwa pemerintah akan berbuat lebih untuk mengembangkan industri energi bersih China yang sedang tumbuh.
"Kami sangat perlu mengubah pola pembangunan ekonomi," ujarnya.
Dalam laporan terpisah, badan perencanaan Kabinet berjanji akan membuka lebih banyak area ekonomi untuk para investor asing dan mengatakan akan mengarahkan mereka ke bidang teknologi tinggi, energi bersih dan perlindungan lingkungan. Dikatakan bahwa China berharap dapat menarik 96 miliar dolar investasi asing langsung tahun ini.
Wen memperingatkan bahwa risiko di sektor perbankan dan keuangan publik meningkat, meskipun ia tidak memberikan detail apa pun. Ia berjanji akan memperkuat manajemen risiko dan membuat regulasi industri keuangan lebih efektif.
Bank-bank China dibanjiri uang tunai dan menghindari kekacauan hipotek yang memukul pemberi pinjaman di Barat. Tapi regulator khawatir standar peminjaman menjadi lunak ketika bankir mematuhi perintah untuk mendukung stimulus dan terlalu banyak uang mengalir ke pabrik-pabrik yang tidak dibutuhkan dan aset-aset lain, kemungkinan mengarah ke gelombang kegagalan pinjaman di kemudian hari.
Pemerintah telah memerintahkan bank untuk menyisihkan lebih banyak cadangan dalam langkah untuk menjaga agar pinjaman tetap stabil namun harus menghindari menaikkan tingkat bunga yang mungkin dapat memperlambat pertumbuhan.
Wen berjanji untuk membatasi dengan tegas lonjakan biaya perumahan yang sensitif politik, yang naik di bulan Januari sebesar 9.5% dari tahun lalu di 70 kota. Ia menjanjikan lebih banyak pengeluaran untuk membangun perumahan kelas menengah ke bawah.
Para pemimpin komunis khawatir bahwa lonjakan inflasi dan biaya perumahan dapat mengikis keuntungan publik dari reformasi ekonomi, kemungkinan akan memicu ketegangan sosial dan frustrasi tentang korupsi dan penyalahgunaan resmi.
Ia mengulangi pengumuman awal pemerintah yang akan menimbang kembali total pinjaman bank-bank China menjadi 7.5 trilyun yuan (1.1 trilyun dolar) tahun ini. Para pemberi pinjaman memberikan 9.5 trilyun yuan (1.4 trilyun dolar) tahun lalu. Meski demikian, Wen mengatakan bahwa batasan tahun ini masih cukup mudah dan akan memenuhi kebutuhan kredit yang wajar. (rin/ap) www.suaramedia.com
- Second Life: Bisnis Dunia Maya Dengan Hasil Nyata
- Menteri Korsel Peringatkan Bahaya Kenaikan Suku Bunga
- Kredit Konsumen AS Melonjak Untuk Pertama Kali Dalam Setahun
- Website Inggris Ungkap Ketidakadilan Tarif Pajak listrik
- ASEAN Kucurkan Ratusan Miliar Dolar Untuk Proyek Asia Timur














