Energyhelpline.com, yang membandingkan berbagai harga, mengatakan bahwa para pelanggan untuk kesepakatan tertentu dapat kehilangan lebih dari 500 pounds tiap tahunnya, saat harga energi konsumen turun.
Disebutkan bahwa banyak pelanggan yang terjebak dalam kontrak yang harus mereka bayar dendanya untuk keluar.
Namun pihak penyedia berdalih bahwa kesepakatan dengan syarat tetap itu menawarkan "ketenangan pikiran" pada pelanggan.
Sejumlah nama besar dalam bidang energi memotong harga namun Energyhelpline memperingatkan bahwa beberapa orang sengaja membayar lebih banyak dari yang seharusnya untuk tagihan mereka.
"Terdapat jutaan orang yang berada dalam tarif terkunci hari ini," ujar pendiri Energyhelpline, Mark Todd.
"Itu bisa menjadi sangat tidak adil karena banyak dari mereka yang tidak mengetahui tingkat pasar dan beberapa lebih mahal hingga 532 pounds tiap tahun daripada kondisi pasar saat ini."
"Hal itu juga bisa sangat membingungkan untuk keluar dari sana dan mereka dapat terkena denda pembatalan yang sangat besar, hingga 100 pounds."
Selama satu tahun terakhir, harga energi konsumen telah turun sekitar 8% namun banyak konsumen pada kesepakatan harga tetap yang belum mendapatkan keuntungan dari pemotongan harga tersebut.
Tekanan publik pada perusahaan energi untuk mengurangi tagihan rumah tangga berarti harga-harga dapat terus turun dalam jangka pendek.
Dengan banyaknya pelanggan yang tidak yakin apakah tabungan mereka dapat melebihi biaya perpindahan, saran dari kelompok-kelompok konsumen adalah berbelanja jika seseorang memiliki dua pikiran tentang kesepakatan mereka.
"Jika merasa khawatir berada dalam kesepakatan harga tetap, tidak ada yang dapat mencegah mereka untuk pergi," ujar Audrey Gallacher dari Consumer Focus.
"Mereka mungkin akan dikenai biaya pembatalan dan karena itu mereka harus menghitung jumlah mereka, melakukan perbandingan harga, melihat seberapa banyak mereka dapat berhemat dan melihat ke offset yang melawan biaya pembatalan."
British Gas ada di antara perusahaan-perusahaan yang menawarkan kesepakatan harga tetap.
Dalam sebuah pernyataan, perusahaan itu mengatakan, "Kami menawarkan kontrak jangka panjang karena, seperti pelanggan hipotek, banyak pengguna energi yang menginginkan ketenangan pikiran yang menetapkan tawaran produk."
"Pelanggan dapat setiap saat memilih untuk keluar dari kesepakatan mereka sebelum jatuh tempo setelah membayar biaya administrasi, yang dengan jelas diterangkan kepada para pelanggan ketika kontrak mereka dimulai."
Pelanggan British Gas, David Meadows, dari Ringwood, Dorset, yang telah terkunci dalam sebuah kontrak sejak tahun 2007, meyakini bahwa perusahaan-perushaan energi harus lebih memahami tentang dilema yang dihadapi para pelanggan.
"Bagi saya tampaknya perusahaan energi dapat membuat hal ini menjadi sedikit lebih nyaman bagi orang-orang dengan mengurangi biaya pembatalan," ujarnya.
"Mungkin 20 pounds akan cukup untuk membuat orang-orang berkonsentrasi pada keputusan ketika mereka memasuki tarif."
Pengawas energi Ofgem kini sedang memeriksa praktik kontrak tarif tetap dan akan melaporkan hasilnya akhir bulan ini. (rin/bbc) www.suaramedia.com
- Brazil Terapkan Sanksi Dagang Atas Sengketa Kapas
- Tinggalkan Kemewahan, Wanita Rajashtan Bangun Ekonomi Desa
- Second Life: Bisnis Dunia Maya Dengan Hasil Nyata
- Menteri Korsel Peringatkan Bahaya Kenaikan Suku Bunga
- Kredit Konsumen AS Melonjak Untuk Pertama Kali Dalam Setahun














