Jumlah terbesar yang dibayarkan adalah kepada para pengendara yang kendaraannya rusak akibat jalanan licin, ujar Asosiasi Perusahaan Asuransi Inggris (ABI).
Januari adalah bulan terdingin kedelapan dan yang terburuk di Inggris sejak 1987.
Cuaca buruk itu memukul bisnis dan konsumen di berbagai sektor termasuk ritel dan pasar perumahan.
ABI mengatakan bahwa cuaca musim dingin membuat perusahaan asuransi harus mengeluarkan 650 juta pound untuk menutup klaim yang diajukan di Inggris mulai tanggal 18 Desember hingga 13 Januari.
Rumah, kendaraan, dan bisnis semuanya rusak sebagai akibat dari cuaca musim dingin.
Secara spesifik, 395 juta pound telah dibayarkan kepada para pengendara. Banyak dari klaim asuransi sebesar 268,400 pound adalah untuk kerusakan kendaraan akibat kecelakaan.
Itu termasuk sebuah klaim dari David Balfour dari Grangemouth, Skotlandia tengah, yang mengalami dua kali kecelakaan dalam waktu beberapa hari.
Insinyur teknologi informasi, yang telah lolos tes berkendara tingkat lanjut ini, mengatakan bahwa ia berkendara dengan kecepatan 15 mil per jam ketika ia kehilangan kendali van-nya yang tergelincir di jalan dan menabrak sebuah tembok.
Ia merasa kecewa karena tidak dapat mengajukan klaim terhadap otoritas lokal yang ia yakini tidak berbuat cukup untuk menjaga kondisi jalan.
"Saya belum mengalami kecelakaan selama bertahun-tahun, namun sekarang ada noda hitam pada nama saya," ujarnya, mengkhawatirkan kenaikan premium.
Beberapa hari kemudian ia sedang berkendara dengan istri dan putri mereka yang berusia satu tahun ketika mobil Jaguar mereka rusak akibat lubang di jalan.
Kali ini mereka memutuskan untuk membayar sendiri biaya perbaikannya daripada mengajukan klaim asuransi.
ABI mengatakan terdapat sekitar 66,600 klaim dari para pemilik rumah dan bisnis untuk kerusakan properti – dua kali lipat dari jumlah klaim kerusakan cuaca yang diprediksikan oleh pihak asuransi.
Hal ini berujung pada pembayaran sebesar 255 juta pound, yang 194 juta pound-nya untuk kerusakan rumah. Banyak dari 60,200 klaim yang datang akibat kerusakan atap.
"Pihak asuransi telah membayar hampir satu milyar pound pada pelanggan menyusul cuaca buruk musim dingin ini, saat salju lebat turun selama berminggu-minggu setelah banjir di Cumbria," ujar Nick Starling dari ABI.
ABI berbicara mewakili 90% dari pasar asuransi di Inggris. (rin/bbc) www.suaramedia.com














