Produsen mobil terbesar di dunia itu telah menarik jutaan kendaraannya karena masalah akselerasi dan pengereman.
Regulator telah mengaitkan lima kematian akibat tabrakan yang diduga disebabkan oleh masalah akselerasi dan sedang menyelidiki puluhan lainnya.
Perusahaan itu mengatakan belum menerima tuntutan hukum dan tidak akan memberikan komentar.
Otoritas Orange County, California Selatan, mengklaim bahwa Toyota mengetahui semua kecacatan dalam sistem akselerasi di beberapa tipe mobil, namun tidak memberitahu pembeli.
"Kami akan menuntut ke pengadilan, atas nama semua warga Orange County, bahwa Toyota secara sadar menjual mobil dan truk dengan kecacatan yang menyebabkan kendaraan berjalan cepat dengan tiba-tiba dan tidak terkontrol," ujar Pengacara Distrik Orange County, Tony Rackauckas.
Perusahaan itu terpaksa menarik enam juta kendaraan di seluruh AS.
"Kami perlu memastikan bahwa apa dikatakan Toyota dalam slogan-slogan iklannya tentang mobil yang bagus adalah benar," ujar Rackauckas.
Ini merupakan kasus terbaru dari lusinan kasus lainnya melawan Toyota yang dapat membuat perusahaan itu harus mengeluarkan milyaran dolar. Setidaknya 89 tuntutan hukum class-action telah diajukan melawan produsen mobil Jepang ini, dengan biaya tiga milyar dolar lebih.
Markas besar Toyota AS ada di California, itulah mengapa jaksa penuntut mengatakan bahwa mereka dapat mengajukan tuntutan dan diperkirakan akan menjadi kasus pertama yang didasarkan pada hukum perlindungan konsumen.
Jaksa mengklaim bahwa perusahaan itu melakukan penipuan dengan menyembunyikan bukti-bukti kecacatan kendaraan yang berbahaya. Tuntutan itu meminta ganti rugi sipil sebesar 2,500 dolar per pelanggaran di bawah Undang-undang Praktik Bisnis Curang, bersama dengan pengembalian biaya pengacara dan investigatif.
"Kami perlu mengetahui: Apakah Toyota, dalam upaya mereka untuk menjadi produsen mobil nomor satu di AS, meletakkan profit di atas manusia?"
Kantor pengacara distrik menyewa jasa firma hukum swasta dengan keahlian dalam kasus-kasus keselamatan konsumen untuk membantu mereka dalam kasus itu.
Penyidik federal kini sedang memeriksa jika terdapat landasan untuk dakwaan kriminal.
Kasus terbaru ini muncul beberapa hari setelah seorang pemilik mobil Toyota di California selatan mengatakan bahwa remnya blong saat ia sedang mengemudi. Sebuah mobil polisi harus membantunya untuk berhenti.
Tahun lalu, di kawasan yang sama, empat anggota sebuah keluarga tewas ketika mobil Toyota mereka menabrak. Diklaim bahwa pedal gasnya macet.(rin/bbc/cb) www.suaramedia.com
- Panitia Olimpiade London Didesak Beberkan Sistem Tiket
- Pemerasan Legal Lambungkan Harga BBM Tembus Rekor Tertinggi
- China Sangkal Tudingan AS Atas Manipulasi Mata Uang
- Laporan Ekonomi AS Penyebab Kemerosotan Saham Asia
- Penipuan Taksi Rambah New York, Jutaan Dolar Amblas














