Nissan akan mulai mengambil pesanan Inggris untuk mobil listrik produksi massal pertama di dunia. Disebutkan bahwa biaya pengoperasian Nissan Leaf akan serendah satu pence per mil.
Tapi data yang diberikan oleh sebuah perusahaan mobil saingan menyatakan bahwa dalam tiga tahun, mobil listrik bisa lebih mahal untuk dikendarai daripada rekan mereka yang berbahan bakar bensin.
Data itu berasal dari Mitsubishi, produsen mobil Jepang yang juga memproduksi mobil listrik.
Perusahaan itu mengkalkulasi bahwa biaya operasional untuk mobil listrik i-miev produksinya yang baru akan lebih tinggi daripada Fiat 5001.2, mobil sejajar yang berbahan bakar bensin.
Dalam periode tiga tahun, disebutkan bahwa mengendarai mobil listrik akan menghabiskan biaya sebesar 10,572 poundsterling, tidak termasuk biaya asuransi.
Sedangkan fiat hanya akan membutuhkan biaya 9,339 poundsterling, membuatnya 400 pound lebih ekonomis tiap tahunnya daripada i-miev.
Itu bukan perhitungan sederhana.
Biaya untuk mengisi ulang mobil listrik dari suplai domestik relatif rendah, antara satu dan dua pence per mil. Biaya perbaikannya juga lebih murah daripada mobil bensin, dan juga bebas pajak jalan.
Dan mulai tanggal 1 Januari tahun depan pemerintah juga akan memberikan subsidi 5,000 pound untuk setiap mobil listrik yang dibeli di Inggris.
Tapi bahkan itu mungkin tidak cukup untuk mengurangi seluruh biaya mobil listrik ini.
Beberapa ahli meyakini bahwa biaya mobil listrik akan lebih tinggi dari yang diperkirakan oleh Mitsubishi.
Masalahnya adalah baterainya sangat mahal dan pada akhirnya akan butuh untuk diganti.
Jason King, yang mengevaluasi nilai bekas untuk Glass’s Guide, mengatakan bahwa depresiasi dengan begitu akan terjadi lebih cepat dari yang diperkirakan banyak orang.
"Ada ketakutan terhadap biaya penggantian teknologi baterai seiring berjalannya waktu," ujarnya.
Mitsubishi sudah mengakui bahwa i-miev listriknya akan turun nilai jualnya sebesar 15,000 pound dalam tiga tahun pertama.
"Orang-orang harus mempertimbangkan hal itu," ujar Jason King.
Mencoba meminimalisir ketakutan terhadap baterai ini baik Mitsubishi maupun Nissan akan menjamin ketahanan baterai.
Mitsubishi mengatakan baterainya dijamin untuk 62,500 mil tapi bisa berfungsi sampai 100,000 mil.
Biaya asuransi juga bisa berakhir lebih tinggi daripada mobil berbahan bakar bensin.
Asosiasi Penerbit Asuransi Inggris (ABI) mengatakan bahwa risiko relatifnya belum berhasil.
Jarak tempuh yang lebih pendek dan kecepatan yang lebih rendah dari mobil listrik bisa mengurangi premi untuk pengendaranya. Tapi jika si pengendara lebih rentan dalam kecelakaan atau jika pencurian baterai menjadi masalah maka preminya bisa menjadi lebih tinggi.
Matt Saunders, wartawan majalah Autocar, mengetahui banyak tentang isu praktis dan finansial dari mengendarai sebuah mobil listrik.
Dia mengendarai versi listrik dari BMW mini dari Brighton ke Glasgow. Dia percaya bahwa mobil listrik tidak praktis bagi kebanyakan orang saat ini, kecuali jika mereka mempertimbangkan tentang lingkungan.
"Jika kau mencari pembelian dan nilai uang yang masuk akal, saya rasa mobil listrik belum masuk akal," ujarnya.
Tapi dalam lima atau 10 tahun ke depan, dia rasa ekonominya akan terlihat sangat berbeda.
Sebagian karena regulasi emisinya akan membuat bensin dan mesin diesel lebih mahal.
Sementara itu dia berpendapat bahwa Mitsubishi i-miev dan Nissan Leaf akan terjual dalam jumlah cukup banyak saat mereka masuk pasar di bulan Januari.
Nissan mengklaim bahwa 12,000 pelanggan sudah menyampaikan ketertarikannya, begitu banyak sampai perusahaan itu merasa perlu untuk menimbang ulang ekspektasinya.
"Mobil listrik tidak tepat untuk setiap orang," ujarnya.
Tapi Matt Saunders optimis tentang respon yang akan diterima kedua mobil itu.
"Ada cukup banyak orang yang ingin dianggap sebagai pemakai awal, yang tertarik pada teknologi itu," ujarnya.
Sementara itu, sebagian besar pengendara mungkin akan menemukan bahwa pengalaman finansial mobil listrik akan membuat mereka merasa kemahalan. (rin/bbc) www.suaramedia.com
- Bank-Bank Inggris Seret Nasabahnya Dalam Kemiskinan
- Bernanke: Tutup Saja Bank Yang Mengancam Sistem!
- Dikhawatirkan Soal Kontrak, Perusahaan Energi Inggris Diselidiki
- Perluas Kekuasaan, Otoritas Periklanan Rambah Dunia Maya
- HP Bayar Puluhan Juta Atas Penipuan Terhadap Pemerintah















