<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<!-- generator="FeedCreator 1.8.0-dev (info@mypapit.net)" -->
<rss version="2.0"  xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
    <channel>
        <title>Berita Dunia Islam</title>
        <description></description>
        <link>http://www.suaramedia.com/</link>
        <lastBuildDate>Wed, 08 Sep 2010 22:35:55 GMT</lastBuildDate>
        <generator>FeedCreator 1.8.0-dev (info@mypapit.net)</generator>
		<atom:link href="http://www.suaramedia.com/index.php?option=com_ninjarsssyndicator&amp;feed_id=4&amp;form..." rel="self" type="application/rss+xml" />        <item>
            <title>Muslim AS Diminta Sederhanakan Idul Fitri Demi 9/11 </title>
            <link>http://www.suaramedia.com/berita-dunia/dunia-islam/28678-muslim-as-diminta-sederhanakan-idul-fitri-demi-911-.html</link>
            <description><![CDATA[<p><img class="caption" src="http://www.suaramedia.com/images/stories/4berita/1-9-islam/ramadhan-as_voa.jpg" border="0" alt="Umat Muslim AS menggelar sholat di Pusat Masjid ADAMS pada 13 Agustus 2010. Hari Idul Fitri tahun ini bertepatan jatuh pada tanggal 11 September yang juga dikenal dengan tragedi 9/11. (Foto: VOA News)" title="Umat Muslim AS menggelar sholat di Pusat Masjid ADAMS pada 13 Agustus 2010. Hari Idul Fitri tahun ini bertepatan jatuh pada tanggal 11 September yang juga dikenal dengan tragedi 9/11. (Foto: VOA News)" align="left" />WASHINGTON (Berita SuaraMedia) - Diantara Muslim, akhir Ramadhan ditandai dengan perayaan Idul Fitri. Secara tradisional, sholat kemudian diikuti dengan acara makan bersama dan tradisi lainnya. Tahun ini bisa jadi berbeda bagi banyak orang di Amerika Serikat.</p>
<p>Seperti banyak acara Muslim, Idul Fitri dihitung menggunakan kalender bulan. Tahun ini, banyak pihak dalam komunitas Muslim menandai hari liburnya antara tanggal 9 dan 12 September.</p>
<p>Tanggal 11 September menandai peringatan kesembilan serangan terhadap World Trade Center di New York dan Pentagon di Washington.</p>
<p>Banyak organisasi Muslim meminta Muslim Amerika untuk mengurangi perayaan mereka pada hari itu.</p>
<p>Alajandro Beutel, pegawai perhubungan pemerintah untuk Dewan urusan publik Muslim mengatakan perayaan tanggal 11 September "mengarah pada sensitivitas tertentu" antara Muslim yang merayakan hari raya mereka dan kebanyakan masyarakat Amerika merasa agak sensitif terhadap orang yang melakukan perayaan pada hari tersebut.</p>
]]></description>
            <pubDate>Wed, 08 Sep 2010 08:24:15 GMT</pubDate>
            <guid isPermaLink="false">http://www.suaramedia.com/berita-dunia/dunia-islam/28678-muslim-as-diminta-sederhanakan-idul-fitri-demi-911-.html</guid>
        </item>
        <item>
            <title>Beragam Aksi Vandalisme Anti-Islam Bermunculan di AS</title>
            <link>http://www.suaramedia.com/berita-dunia/dunia-islam/28670-beragam-aksi-vandalisme-anti-islam-bermunculan-di-as.html</link>
            <description><![CDATA[<p><img class="caption" src="http://www.suaramedia.com/images/stories/4berita/1-9-islam/ahmed-sharif_ap.jpg" border="0" alt="Ahmed Sharif, sopir taksi Muslim yang nyaris tewas ditikam penumpangnya, berbicara di hadapan media dikelilingi para pendukungnya di Balai Kota di New York pada 26 Agustus 2010. Beberapa minggu belakangan, aksi anti-Islam kian meningkat. (Foto: AP)" title="Ahmed Sharif, sopir taksi Muslim yang nyaris tewas ditikam penumpangnya, berbicara di hadapan media dikelilingi para pendukungnya di Balai Kota di New York pada 26 Agustus 2010. Beberapa minggu belakangan, aksi anti-Islam kian meningkat. (Foto: AP)" align="left" />WASHINGTON (Berita SuaraMedia) – Departemen Kehakiman sedang menginvestigasi yang tampaknya beberapa insiden anti-Muslim di empat negara bagian, termasuk penusukan seorang sopir taksi di Kota New York.</p>
<p>Agen-agen FBI dan para penyelidik divisi hak-hak sipil juga melihat ke dalam vandalisme dan kejadian-kejadian yang lainnya di Masjid-Masjid atau tempat pembangunan Masjid di Arlington, Texas; Murfreesboro, Tennesse; Madera, California; dan Waterport, New York.</p>
<p>Penyelidikan kriminal terbuka dikonfirmasi oleh juru bicara divisi hak-hak sipil Xochitl (SOH-chee) Hinojosa dalam menanggapi sebuah permintaan dari kantor berita Associated Press.</p>
<p>Kejadian-kejadian yang dicurigai anti-Muslim tersebut, mengikuti kegemparan atas sebuah perencanaan pembangunan Masjid di dekat Ground Zero di New York dan rencana pembakarean salinan dari Al-Qur’an di sebuah Gereja di Gainesville, Florida, adalah topik dari sebuah pertemuan Selasa antara Jaksa Penuntut Umum Eric Holder dan Muslim dan pemimpin keagamaan yang lainnya.</p>
<p>Holder mengatakan bahwa rencana pembakaran Al-Qur’an, berkebetulan dengan peringatan hari jadi kesembilan serangan 11 September, "bodoh dan berbahaya," para pemimpin keagamaan mengatakan mengikuti pertemuan tertutup tersebut.</p>
]]></description>
            <pubDate>Wed, 08 Sep 2010 07:22:17 GMT</pubDate>
            <guid isPermaLink="false">http://www.suaramedia.com/berita-dunia/dunia-islam/28670-beragam-aksi-vandalisme-anti-islam-bermunculan-di-as.html</guid>
        </item>
        <item>
            <title>Jutaan Muslim Hadiri Tarawih Khataman Al-Qur'an </title>
            <link>http://www.suaramedia.com/berita-dunia/dunia-islam/28668-jutaan-muslim-hadiri-tarawih-khataman-al-quran-.html</link>
            <description><![CDATA[<p><img class="caption" src="http://www.suaramedia.com/images/stories/4berita/1-9-islam/khatam-quran_an.jpg" border="0" alt="Jutaan umat Muslim nampak mengikuti tarawih khatam Al-Qur'an di Masjidil Haram pada Selasa lalu. Ratusan orang lainnya berdiri di halaman di sekitar Masjid dan jalanan yang mengarah ke Masjid mengikuti sholat tersebut. (Foto: Arab News)" title="Jutaan umat Muslim nampak mengikuti tarawih khatam Al-Qur'an di Masjidil Haram pada Selasa lalu. Ratusan orang lainnya berdiri di halaman di sekitar Masjid dan jalanan yang mengarah ke Masjid mengikuti sholat tersebut. (Foto: Arab News)" align="left" />MEKKAH (Berita SuaraMedia) - Sekitar tiga juta Muslim mengikuti tarawih khatam Al-Qur'an di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di Madinah hari Selasa lalu (7/9).</p>
<p>Imam yang memimpin sholat tersebut mendorong Muslim untuk bersatu.</p>
<p>Masjidil Haram di Mekkah dibanjiri jamaah yang juga datang untuk melakukan umrah, mengikuti sholat Tarawih dan sholat tahajjud. Ratusan orang yang berdiri di halaman di sekitar Masjid dan jalanan yang mengarah ke Masjid mengikuti sholat tersebut.</p>
<p>Menurut pemberitaan <em>Arab News, </em>Sheikh Abdul Rahman Al-Sudais, yang memimpin sholat tersebut, memohon pada Allah untuk mengakhiri penderitaan Muslim dimana saja.</p>
<p>Pemelihara Dua Masjid Suci King Abdullah, Deputi Perdana Kedua dan Menteri Dalam Negeri Pangeran Naif, para pangeran senior dan menteri berada di sekitar Mekkah untuk mengawasi pelayanan yang diberikan pada para jamaah.</p>
<p>Kepresidenan Urusan Dua Masjid Suci telah membuat seluruh persiapan untuk menyambut jamaah yang berbondong-bondong datang. Mereka telah mempersiapkan lebih dari 30.000 karpet sajadah di lantai tiga Masjid.</p>
]]></description>
            <pubDate>Wed, 08 Sep 2010 07:05:50 GMT</pubDate>
            <guid isPermaLink="false">http://www.suaramedia.com/berita-dunia/dunia-islam/28668-jutaan-muslim-hadiri-tarawih-khataman-al-quran-.html</guid>
        </item>
        <item>
            <title>Debat Pusat islam 9/11, Kesempatan Perbaiki Citra Islam</title>
            <link>http://www.suaramedia.com/berita-dunia/dunia-islam/28666-debat-pusat-islam-911-kesempatan-perbaiki-citra-islam.html</link>
            <description><![CDATA[<p><img class="caption" src="http://www.suaramedia.com/images/stories/4berita/1-9-islam/ground-zero_rt.jpg" border="0" alt="7 September 2010, seorang pekerja konstruksi mengenakan helm perlindungan dengan stiker berisi pesan penentangan atas rencana pembangunan pusat Islam di dekat lokasi insiden 9/11 di New York, AS. (Foto: Reuters)" title="7 September 2010, seorang pekerja konstruksi mengenakan helm perlindungan dengan stiker berisi pesan penentangan atas rencana pembangunan pusat Islam di dekat lokasi insiden 9/11 di New York, AS. (Foto: Reuters)" align="left" />WASHINGTON (Berita SuaraMedia) – Kontroversi di sekeliling petisi untuk membangun sebuah pusat kebudayaan Islam di sekitar Ground Zero, masih membabi buta di AS, Mazen Hammad mengabarkan dalam sebuah artikel untuk kantor berita harian Qatar, Al-Watan.</p>
<p>Setelah berminggu-minggu protes dan komentar-komentar kemarahan oleh pihak penentang dari kejahatan yang berlatarbelakang kebencian terhadap Muslim Amerika, media Islam masih ambil bagian dalam perdebatan tersebut.</p>
<p>Semetara banyak di seluruh dunia cemas pada penentangan pembangunan pusat tersebut, yang lainnya melihat proyek tersebut sebagai sebuah kesempatan untuk umat Muslim untuk melawan penyebaran kebencian kepada Islam di Barat dan sebuah media untuk memperbaiki kesan-kesan yang salah tentang agama mereka.</p>
<p>Koran-koran Negara Teluk telah menunjukkan kepercayaan bahwa pihak yang menentang pembangunan pusat Muslim tersebut berlanjut untuk mengisi bahan bakar dengan retorik anti-Islam. Berbagai pakar Muslim mengatakan bahwa merupakan hal yang salah untuk membandingkan taktik Al-Qaeda dengan Islam yang sebenarnya.</p>
<p>Gerai berbagai media Arab menganggap bahwa ini adalah saat yang tepat untuk menyebarkan kebenaran tentang Islam dan warga Muslim Amerika.</p>
]]></description>
            <pubDate>Wed, 08 Sep 2010 06:54:21 GMT</pubDate>
            <guid isPermaLink="false">http://www.suaramedia.com/berita-dunia/dunia-islam/28666-debat-pusat-islam-911-kesempatan-perbaiki-citra-islam.html</guid>
        </item>
        <item>
            <title>Kunci Keseimbangan Religi Dan Materi Dalam Al-Qur'an</title>
            <link>http://www.suaramedia.com/berita-dunia/dunia-islam/28645-kunci-keseimbangan-religi-dan-materi-dalam-al-quran.html</link>
            <description><![CDATA[<p><img class="caption" src="http://www.suaramedia.com/images/stories/4berita/1-9-islam/holy-quran_gl.jpg" border="0" alt="ILUSTRASI: Kunci dari keseimbangan antara relijius dan materialisme telah disebutkan dan secara gamblang dapat ditemukan dalam Kitab Suci Al-Qur'an yang direfleksikan di setiap sudut alam semesta. (Foto: Google)" title="ILUSTRASI: Kunci dari keseimbangan antara relijius dan materialisme telah disebutkan dan secara gamblang dapat ditemukan dalam Kitab Suci Al-Qur'an yang direfleksikan di setiap sudut alam semesta. (Foto: Google)" align="left" />AZAGARH, INDIA (Berita SuaraMedia) – Tumbuh di sebuah keluarga pedesaan kelas menengah di Azagarh, menawarkan sebuah sebuah awal pelajaran penting untuk kehidupan: Kebutuhan untuk mempertahankan sebuah keseimbangan antara spiritualitas dan materialisme. Merupakan hal yang menguntungkan jika salah satu dari pelajaran pertama tersebut dalam kehidupan muda tentang semua prinsip penting keseimbangan – sesuatu yang hilang dalam begitu banyak kehidupan.</p>
<p>Tambahan pada masa itu dihabiskan dalam sebuah Madrasahh, yang jarang menolak untuk memberikan siswanya sebuah spiritual dalam dosis berlebihan. Madrasah mendapatkan sebuah tekanan yang buruk namun beberapa hanya menggarisbawahi kebutuhan untuk mendapatkan hak keseimbangan, antara materialisme dan sebuah kehidupan spirtual keagamaan. Pesan dari itu semua sederhana, namun jelas. Jalan spiritual melewati dunia material dan oleh karenanya dunia di mana tempat hidup tidak dapat diabaikan. Dapat dibuat lebih baik, lebih dapat dihuni, secara spiritual dan material. Namun keseimbangan tersebut selalu harus tepat: hidup secara spiritual, membimbing sebuah kehidupan berprinsip di pasar bukan di gua-gua.</p>
<p>Beberapa mungkin percaya bahwa wahyu dan akal merupakan kutub terpisah jauh. Beberapa menggunakan alasan, secara rasional dan ilmu pengetahuan sebagai sinonim, tanpa membuat perbedaan apapun diantara mereka. Namun rasionalisme berarti untuk menemukan alasan, salah atau benar, untuk apa yang dipercayai.]]></description>
            <pubDate>Wed, 08 Sep 2010 02:43:59 GMT</pubDate>
            <guid isPermaLink="false">http://www.suaramedia.com/berita-dunia/dunia-islam/28645-kunci-keseimbangan-religi-dan-materi-dalam-al-quran.html</guid>
        </item>
        <item>
            <title>Jelang Idul Fitri, Wanita Muslim Dubai Gelar Kontes Abaya</title>
            <link>http://www.suaramedia.com/berita-dunia/dunia-islam/28635-jelang-idul-fitri-wanita-muslim-dubai-gelar-kontes-abaya.html</link>
            <description><![CDATA[<p><img class="caption" src="http://www.suaramedia.com/images/stories/4berita/1-9-islam/abaya_dc.jpg" border="0" alt="Salah satu peragaan busana abaya yang digelar di Dubai. Mendekati Hari raya Idul Fitri, para wanita berlomba membuat pakaian seindah mungkin namun tidak melupakan budaya asli mereka. (Foto: Dubai Chronicle)" title="Salah satu peragaan busana abaya yang digelar di Dubai. Mendekati Hari raya Idul Fitri, para wanita berlomba membuat pakaian seindah mungkin namun tidak melupakan budaya asli mereka. (Foto: Dubai Chronicle)" align="left" />DUBAI (Berita SuaraMedia) Menuju pada titik ketika pikiran seorang wanita mulai beralih pada apa yang akan ia kenakan pada hari raya Idul Fitri. Saat perayaan dan keluarga berkumpul, saat ketika orang-orang ingin mencari yang terbaik – dan untuk para wanita Emirat, abaya masih menjadi kunci utama.</p>
<p>Kontes Ramadhan tahunan untuk para perancang lokal yang bermunculan menurun ke 15 dari 55 dalam tiga kategori: abaya, jalabiya, dan penggabungan yang siap untuk dipakai.</p>
<p>Para pendaftar dalam Kontes Karpet Merah Desainer Baru 2010 adalah para wanita muda yang ambisius, pengusaha yang bersemangat untuk mejadi bagian dari babak fashion Dubai. Dan salah satu dari waktu yang sangat penting untuk mencari satu yang terbaik selama Idul Fitri.</p>
<p>Ini adalah tahun ketiga di Club Wanita Dubai, dan para peserta mengatakan bahwa jurinya lebih baik dari yang pernah ada. Mirvant Ghanem, editor dari majalah fashion L'Officiel, telah menilai kompetisi tersebut dari awal.</p>
<p>"Terdapat sebuah lompatan yang besar dalam talenta di acara ini," ia mengatakan. "Para gadis telah berpindah pada sebuah konsep yang lebih jauh dan ini lebih dari sekedar hasrat mereka. Mereka melakukan begitu banyak penelitian."</p>
<p>Carla Zaroubi, dari toko Saks Fifth Avenue, mengatakan bahwa para]]></description>
            <pubDate>Wed, 08 Sep 2010 01:28:44 GMT</pubDate>
            <guid isPermaLink="false">http://www.suaramedia.com/berita-dunia/dunia-islam/28635-jelang-idul-fitri-wanita-muslim-dubai-gelar-kontes-abaya.html</guid>
        </item>
        <item>
            <title>Agenda Ibu Theresa Modern Picu Kemarahan Muslim India</title>
            <link>http://www.suaramedia.com/berita-dunia/dunia-islam/28632-agenda-ibu-theresa-modern-picu-kemarahan-muslim-india.html</link>
            <description><![CDATA[<p><img class="caption" src="http://www.suaramedia.com/images/stories/4berita/1-9-islam/didi-maa_ij.jpg" border="0" alt="Pujya " title="Pujya " align="left" />MAHWAH, INDIA (Berita SuaraMedia) – Perbedaan beragama di India terlihat jelas di sebuah hotel Mahwah baru-baru ini, di mana umat Muslim melakukan protes menentang seorang pemimpin spiritual yang mereka katakan menggunakan agama Hindu untuk menyembunyikan sebuah agenda ketidaktoleranan terhadap agama lain.</p>
<p>Pujya "Didi Maa" Sadhvi Ritambara Devi Ji, dianggap oleh banyak orang sebagai seorang pemipin spiritual Hindu dan seorang guru, menghabiskan lima hari terakhir mengajar sebuah pelatihan keagamaan di hotel Sheraton pada Bulevar Internasional sambil menggalang dana untuk "Vatsalya Gram," proyek yang bermarkas di India miliknya yang menyediakan rumah, pusat perawatan keuarga, dukungan dan hubungan untuk para wanita dan anak-anak kurang mampu.</p>
<p>"Ia adalah seorang Ibu Theresa dalam jaman modern," kata Raksh Pal Sood, ketua dari Param Shakti Peeth, sebuah organisasi non-profit yang mendukung "Vatsalya Gram" Ritambra.</p>
<p>Namun 50 demonstran di luar tempat tersebut, membawa papan-papan tanda dengan slogan seperti, "India yang Indah tidak membutuhkan Para Penebar Kemarahan." Para pemrotes tersebut, dari cabang negara bagian Dewan Muslim India, mengatakan bahwa Ritambra menggunakan agamanya untuk menutupi sebuah agenda ketidaktoleranan – dan kekerasan – terhadap umat Muslim dan Kristen.</p>
]]></description>
            <pubDate>Wed, 08 Sep 2010 01:12:49 GMT</pubDate>
            <guid isPermaLink="false">http://www.suaramedia.com/berita-dunia/dunia-islam/28632-agenda-ibu-theresa-modern-picu-kemarahan-muslim-india.html</guid>
        </item>
        <item>
            <title>Masjid Kecil Memulai Perjalanannya Menuju Arktik</title>
            <link>http://www.suaramedia.com/berita-dunia/dunia-islam/28625-masjid-kecil-memulai-perjalanannya-menuju-arktik.html</link>
            <description><![CDATA[<p><img class="caption" src="http://www.suaramedia.com/images/stories/4berita/1-9-islam/inuvik_meo.jpg" border="0" alt="Inuvik, kota berpenduduk 4,000 jiwa di Wilayah Barat Laut Kanada, telah memiliki jumlah Muslim yang kian meningkat tiap tahunnya dan kini memerlukan tempat yang lebih luas untuk melaksanakan sholat. (Foto: Middle East Online)" title="Inuvik, kota berpenduduk 4,000 jiwa di Wilayah Barat Laut Kanada, telah memiliki jumlah Muslim yang kian meningkat tiap tahunnya dan kini memerlukan tempat yang lebih luas untuk melaksanakan sholat. (Foto: Middle East Online)" align="left" />OTTAWA (Berita SuaraMedia) – Sebuah Masjid kecil dikirim ke Arktik untuk melayani populasi Muslim yang semakin berkembang di wilayah utara jauh Kanada akan menempuh perjalanan sejauh 4,000 km melalui darat dan laut, ujar seorang pengatur perjalanan.</p>
<p>Jumlah Muslim di Inuvik, kota berpenduduk 4,000 jiwa di Wilayah Barat Laut, telah berkembang dalam beberapa tahun terakhir menjadi 80 jiwa dan mereka tidak lagi muat di dalam karavan tua seluas tiga kali tujuh meter yang sampai sekarang digunakan untuk sholat.</p>
<p>Jamaah tidak mampu membangun Masjid baru di kota, di mana harga untuk tenaga kerja dan material lebih mahal daripada wilayah selatan Kanada, ujar pemimpin proyek Ahmad Alkhalaf.</p>
<p>Tapi mereka menemukan pemasok bangunan prefabrikasi di Manitoba yang mengatakan bisa mengirimkan sebuah bangunan ke Inuvik dengan harga separuh dari biaya membangun sebuah Masjid dari nol di lokasi.</p>
<p>Sebuah badan amal Muslim setempat, Yayasan Zubaidah Tallab, juga menawarkan untuk menutup sebagian besar biaya dari fasilitas seluas 1500 kaki persegi, ujar Alkhalaf.</p>
<p>Lalu, pada akhir bulan Agustus, perjalanan Masjid kecil berwarna kuning itu dimulai di bak belakang truk, berliku-liku melalui padang rumput yang luas dan hutan Kanada Barat menuju Hay River]]></description>
            <pubDate>Wed, 08 Sep 2010 00:38:00 GMT</pubDate>
            <guid isPermaLink="false">http://www.suaramedia.com/berita-dunia/dunia-islam/28625-masjid-kecil-memulai-perjalanannya-menuju-arktik.html</guid>
        </item>
        <item>
            <title>Pemerintah Arab Saudi Sediakan Layanan Eid Online</title>
            <link>http://www.suaramedia.com/berita-dunia/dunia-islam/28616-pemerintah-arab-saudi-sediakan-layanan-eid-online.html</link>
            <description><![CDATA[<p><img class="caption" src="http://www.suaramedia.com/images/stories/4berita/1-9-islam/sholat-ied_nk.jpg" border="0" alt="Warga Arab Saudi menggelar sholat Idul Fitri bersama di salah satu Masjid di Riyadh. Kota tersebut telah meluncurkan sebuah website untuk menjaga publik tetap terinformasi tentang program dan lokasi dari perayaan-perayaan Eid yang akan diadakan di 40 lokasi di seluruh kota tersebut. (Foto: Nidokidos)" title="Warga Arab Saudi menggelar sholat Idul Fitri bersama di salah satu Masjid di Riyadh. Kota tersebut telah meluncurkan sebuah website untuk menjaga publik tetap terinformasi tentang program dan lokasi dari perayaan-perayaan Eid yang akan diadakan di 40 lokasi di seluruh kota tersebut. (Foto: Nidokidos)" align="left" />RIYADH (Berita SuaraMedia) – Kotamadya Riyadh telah meluncurkan sebuah website untuk menjaga publik tetap terinformasi tentang program dan lokasi dari perayaan-perayaan Eid yang akan diadakan di 40 lokasi di seluruh kota tersebut, Al-Eqtisadiah memberitakan pada Senin waktu setempat (6/9).</p>
<p>Sementara itu, tak mau kalah dari negara Arab lainnya, untuk mengulang sukses perayaan Eid tahun lalu, Oman menggunakan momen Eid sebagai peluang untuk meningkatkan sektor pariwisata negara tersebut. Pada Eid tahun ini otoritas setempat akan mengadakan program menarik yang memajukan kebudayaan dan mendidik bagi anak-anak.</p>
<p>Website panduan perayaan Eid tersebut akan mempublikasikan laporan-laporan berita dari semua kegiatan dan program termasuk buku panduan bergambar dan peta-peta jalan sehingga orang-orang dapat datang ke lokasi-lokasi perayaan. Pesan-pesan teks tentang perayaan tersebut juga akan dikirimkan. Situs tersebut juga akan menampilkan daftar dari acara-acara besar yang ditampilkan dalam lokasi yang berbeda dan persiapan untuk perayaan tersebut. Website tersebut juga memberikan kartu ucapan Eid. Website tersebut, menyediakan pembaruan sehari-hari, juga akan mengumpulkan sebuah data pada liputan]]></description>
            <pubDate>Tue, 07 Sep 2010 08:38:53 GMT</pubDate>
            <guid isPermaLink="false">http://www.suaramedia.com/berita-dunia/dunia-islam/28616-pemerintah-arab-saudi-sediakan-layanan-eid-online.html</guid>
        </item>
        <item>
            <title>Tangkal Barat, Ikhwanul Muslim Luncurkan Ikhwanofobia</title>
            <link>http://www.suaramedia.com/berita-dunia/dunia-islam/28610-tangkal-barat-ikhwanul-muslim-luncurkan-ikhwanofobia.html</link>
            <description><![CDATA[<p><img class="caption" src="http://www.suaramedia.com/images/stories/4berita/1-9-islam/ikhwan.jpg" border="0" alt="Tampilan website milik Ikhwanul Muslimin, Ikhwanofobia.com yang digunakan untuk menyanggah kritik terhadap kelompok itu serta menangkal sentimen anti-Islam oleh Barat. (Foto: Ikhwanofobia)" title="Tampilan website milik Ikhwanul Muslimin, Ikhwanofobia.com yang digunakan untuk menyanggah kritik terhadap kelompok itu serta menangkal sentimen anti-Islam oleh Barat. (Foto: Ikhwanofobia)" align="left" />LONDON (Berita SuaraMedia) – Para pendukung Ikhwanul Muslimin Mesir menyeimbangkan diri dengan "Ikhwanofobia" Barat – sebuah istilah yang telah mereka ciptakan untuk merujuk pada kritikus kelompok tersebut, melalui sebuah situs pengawas yang baru.</p>
<p>Ikhwanofobia.com menyoroti artikel dan pernyataan dari media dan figur politik Barat yang kritis terhadap Ikhwanul dan Islam.</p>
<p>Dalam sebuah seksi bertajuk Meet the Smearcasters, situs itu menarget Sean Hannity dari Fox News, televangelis Pat Robertson, dan politisi Belanda sayap kanan Geert Wilders.</p>
<p>Kritikus Barat menuduh Ikhwanul Muslimin, kelompok Islam terbesar di dunia Arab, mengembangbiakkan kelompok-kelompok kekerasan dan berusaha menegakkan hukum Islam.</p>
<p>Melalui situs Ikhwanofobia, pendukung Ikhwanul Muslimin berusaha untuk menyanggah kritik terhadap kelompok itu dan menunjukkan pada dunia bahwa mereka mempertimbangkan untuk menjadi wajah moderat yang sesungguhnya.</p>
<p>Pengelola situs, Omar Mazin, mengatakan bahwa situs itu diluncurkan pada bulan Juni untuk mengatasi Ikhwanofobia di Barat.</p>
]]></description>
            <pubDate>Tue, 07 Sep 2010 08:04:51 GMT</pubDate>
            <guid isPermaLink="false">http://www.suaramedia.com/berita-dunia/dunia-islam/28610-tangkal-barat-ikhwanul-muslim-luncurkan-ikhwanofobia.html</guid>
        </item>
    </channel>
</rss>
