Minggu, 14 Maret 2010

Headlines:

Zidan Akui Ronaldo Lebih Tinggi Di Atasnya

E-mail Cetak PDF

PARIS (SuaraMedia News) - Legenda Perancis, Zinedine Zidane, memberikan pujian kepada Cristiano Ronaldo, setelah pemain sayap Real Madrid itu mencetak dua gol melawan Olympique Marseille di Stadion Velodrome pada hari Selasa.

Zidane yang kelahiran Marseille memuji pemain dengan transfer termahal musim ini, "Cristiano bukan hanya pemain yang bagus. Tapi dia adalah fenomenal."

"Dia mampu melakukan hal-hal yang fantastis. Malah kadang bisa melakukannya lebih baik dari saya sendiri. Hanya pemain besar yang mampu mencetak gol dalam waktu tiga menit. Ia bisa melakukan perubahan. Pemain bola yang hebat adalah pemain yang mampu melakukan hal-hal fantastis di kala pemain lain tak bisa melakukannya," ujar mantan pemain Juventus ini.

Zidane yang bergabung dengan Madrid sejak tahun 2001 hingga 2006 ini telah dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Dunia versi FIFA sebanyak tiga kali. Kepada mantan klubnya, ia berkomentar, "Menurut saya, Madrid masih hebat seperti dulu. Tak heran jika mereka mampu memenangkan Liga Champion yang ke-10 musim ini. Mereka punya kumpulan pemain hebat. Dalam waktu empat bulan, mereka tampak membaik dari sebelumnya. Dan Pellegrini telah menemukan formula terbaik bagi Madrid. Tim lain tak boleh menganggap remeh Madrid."



Di Liga Spanyol pekan ini, Madrid harus bermain melawan Valencia tanpa Ronaldo akibat terkena kartu merah saat Almeria.

 

Dua pemain Barcelona, Victor Valdes dan Zlatan Ibrahimovic, dengan keyakinan tinggi mengatakan tak gentar menghadapi siapa pun calon lawan di putaran selanjutnya Liga Champions.

Barca sudah memastikan tiket lolos ke putaran berikutnya sebelum mereka melawan Dynamo Kiev semalam. Meski begitu, "Blaugrana" tak mau tampil santai. Dua gol dari kaki Xavi dan Lionel Messi membawa Barca kembali meraih tiga poin dengan skor 2-1. "Dynamo adalah lawan yang serius. Tak mudah melawan mereka. Tapi kami konsisten dengan gaya permainan kami dan mampu mengontrol jalannya permainan," ujar Valdes seusai pertandingan.

"Faktor untung memang penting. Terlebih saat menentukan siapa lawan kami selanjutnya. Untungnya kami mampu keluar sebagai juara grup. Itu yang terpenting. Jadi, siapa pun lawan kami nanti, kami tak akan gentar," lanjutnya.

Ibrahimovic juga mengutarakan pendapatnya soal kemenangan yang diraih Barca atas klub Ukraina tersebut. Menurutnya, kemenangan Barca semalam sangatlah penting baginya. Baginya, cukup fokus ke permainan dan faktor lawan tidaklah penting.

"Pertandingan semalam tidak mudah kami menangkan. Yang penting kami menang dan konsentrasi ke pertandingan selanjutnya. Tak peduli siapa lawan kami selanjutnya. Kami tak akan gentar. Yang penting fokus utama kami adalah Barca. Bukan lawan," ujar pemain asal Swedia ini. 

Gelandang serang Juventus, Diego, menilai, performa Juventus musim ini belum optimal. Namun, itu tak mengubah keyakinannya bahwa masa depannya ada di Juventus. Ia bertekad untuk tetap berkostum Juventus, setidaknya, sampai bisa mengalahkan kebesaran Michel Platini dan Zinedine Zidane.

Juventus memang sedang mengalami masa sulit. Di pentas Liga Champions, mereka terancam gagal lolos babak penyisihan grup. Di Serie-A, mereka perlahan tergusur dari persaingan puncak klasemen. Keadaan semakin tidak menyenangkan bagi Diego, setelah pelatih Ciro Ferrara menyebutnya kurang menaati instruksi.

Diego memaklumi sikap Ferrara. Ketika dibeli Juventus dari Werder Bremen di bursa transfer lalu seharga 25 juta poundsterling, ia tahu bahwa penghargaan itu, ia tahu akan mendapat tanggung jawab besar di Turin. Karenanya, ia bertekad terus meningkatkan kualitas permainannya demi mengangkat Juventus.

"Tim kami bukanlah tim nomor dua di muka tim mana pun. Aku akan bertahan di Turin selama delapan, bahkan sepuluh tahun.Aku ingin menjadi seperti Platini dan melebihi Zidane yang pergir ke Real Madrid," ungkapnya.

Sebagai langkah awal, Diego bertekad maksimal dalam duel versus Inter Milan, dalam lanjutan Serie-A, akhir pekan ini. Selain gengsi, kemenangan akan mengembalikan Juventus kepada persaingan scudetto. Juventus saat ini berada di posisi ketiga dengan selisih delapan angka dari Inter di puncak klasemen.

Meski begitu, Diego tetap mengedepankan sportivitas dan persamaan hak bagi semua orang. Ia berharap, meski "Derbi Italia" akan berlangsung ketat, namun baik penonton maupun pemain bisa menjaga sikap saling menghormati.

"Delapan poin bukanlah selisih yang normal, tidak untuk Juventus yang memiliki kualitas dan telah berinvestasi besar. Kami harus menang atas Inter. Aku hanya berharap bahwa pertandingan itu akan menjadi momen sepak bola, sportivitas, dan beradab," ungkapnya.

"Aku pernah merasakan banyak stadion. Aku tak pernah diminta untuk mewaspadai rasisme. Tak masuk akal bagiku, rasisme masuk stadion sepak bola Italia. Tentunya tidak," tambahnya. (kmp) www.suaramedia.com


blog comments powered by Disqus